LintasWarganet.com – 14 Mei 2026 | Inter Milan menutup musim domestik 2025/2026 dengan menjuarai Coppa Italia setelah mengalahkan Lazio 2-0 di Stadio Olimpico, Roma, pada Kamis 14 Mei 2026. Kemenangan ini sekaligus menyempurnakan double bagi nerazzurri, pertama kalinya sejak 2010 mereka meraih gelar Serie A dan Coppa Italia dalam satu kampanye.
Jalannya Laga dan Gol Penentu
Serangan pertama Inter mulai mengancam pertahanan biancocelesti di menit-menit awal. Pada menit ke‑14, Alessandro Marusic secara tidak sengaja menanduk bola ke gawangnya sendiri, memberi Inter keunggulan 1‑0. Gol balasan datang tiga puluh menit kemudian, saat Lautaro Martínez menerima umpan tepat dari Dumfries dan menembakkan bola ke sudut atas gawang Lazio pada menit ke‑35. Kedua gol tersebut menjadi penentu, karena Lazio tak mampu mengurangi selisih hingga peluit akhir.
Penampilan Pemain Kunci
Berbagai pagelle mengungkapkan performa menonjol dari sejumlah pemain. Di pihak Inter, Dumfries mendapat nilai 7 karena perannya dalam mengatur serangan dan memberikan assist kepada Martínez. Lautaro Martínez menutup pertandingan dengan rating 6,5, sementara Barella dan Zielinski masing‑masing mencatat 6,5 dan 6 karena kontribusi di lini tengah. Bagi Lazio, penampilan terbaik datang dari Dimarco (rating 6) yang berusaha menahan serangan lawan, namun keseluruhan tim hanya memperoleh nilai rata‑rata 5,5.
Kontroversi Wasit dan Kritik Sarri
Keputusan wasit Marco Guida menjadi sorotan setelah beberapa insiden kontroversial, termasuk keputusan penalti yang tidak diberikan pada peluang Nuno Tavares di menit ke‑13, serta beberapa kartu kuning yang dipertanyakan. Sarri, pelatih Lazio, mengkritik keras penjadwalan Lega Serie A yang menempatkan Derby della Capitale melawan AS Roma pada hari Minggu siang, bersamaan dengan final Coppa Italia. Ia bahkan menyatakan niat untuk memboikot pertandingan tersebut jika jadwal tidak diubah, menilai penjadwalan tersebut merugikan tim yang sedang berjuang untuk poin penting.
Persiapan Sebelum Final
Jadwal pertandingan yang dipublikasikan pada 13 Mei menampilkan perkiraan formasi kedua tim. Lazio berupaya memanfaatkan dukungan suporter di stadion, sementara Inter datang dengan moral tinggi setelah kemenangan 3‑0 atas Lazio di Serie A pekan sebelumnya. Analisis pra‑pertandingan menekankan pentingnya kontrol tempo dan pengelolaan ruang, khususnya bagi Lazio yang ingin mengubah hasil pertemuan liga menjadi kemenangan di kompetisi piala.
Relevansi Bagi Musim Mendatang
Dengan double yang diraih, Inter kini menegaskan dominasinya di sepakbola Italia, sekaligus menambah koleksi trofi ke‑10 di Coppa Italia. Prestasi ini dipandang sebagai batu loncatan untuk menantang kompetisi Eropa pada musim berikutnya. Bagi Lazio, kegagalan di final menambah tekanan pada pelatih dan manajemen menjelang akhir Serie A, terutama mengingat ancaman boikot derby melawan Roma yang masih belum terpecahkan.
Secara keseluruhan, final Coppa Italia 2025/2026 menjadi panggung dramatis yang menampilkan kualitas teknik, taktik, serta dinamika di luar lapangan. Inter Milan berhasil mengukir sejarah baru, sementara Lazio harus mengevaluasi kembali strategi mereka, baik di dalam maupun di luar stadion.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet