"Ingin Kumiliki" Karya Ruth Sahanaya Dipopulerkan Kembali oleh Tohpati dan Meiska
"Ingin Kumiliki" Karya Ruth Sahanaya Dipopulerkan Kembali oleh Tohpati dan Meiska

“Ingin Kumiliki” Karya Ruth Sahanaya Dipopulerkan Kembali oleh Tohpati dan Meiska

LintasWarganet.com – 10 April 2026 | Gitaris legendaris Indonesia, Tohpati, kembali menunjukkan kebolehannya dalam dunia musik dengan mengangkat kembali lagu klasik “Ingin Kumiliki” yang awalnya dipopulerkan oleh penyanyi senior Ruth Sahanaya. Kali ini, Tohpati berkolaborasi dengan vokalis muda berbakat, Meiska, untuk menghadirkan versi reinterpretasi yang segar namun tetap setia pada nuansa emosional aslinya.

Lagu “Ingin Kumiliki” pertama kali dirilis pada era 1990-an dan menjadi salah satu balada paling dikenang dalam katalog Ruth Sahanaya. Melodi yang melankolis dipadukan dengan lirik yang menyentuh hati berhasil menjadikannya hit di radio dan tetap diputar hingga kini. Keputusan Tohpati untuk menghidupkan kembali lagu tersebut muncul dari keinginannya memperkenalkan karya klasik kepada generasi muda lewat sentuhan musik instrumental yang lebih modern.

Meiska, yang dikenal dengan suara khasnya yang kuat dan kemampuan menyampaikan emosi lewat vokal, dipilih oleh Tohpati karena keduanya memiliki visi artistik yang selaras. Dalam sesi rekaman, Tohpati menambahkan aransemen gitar akustik yang lebih dinamis, sementara Meiska menginterpretasikan melodi utama dengan nuansa kontemporer tanpa menghilangkan keaslian rasa lagu.

Kolaborasi ini pertama kali dipertunjukkan di sebuah acara musik akustik di Jakarta, yang dihadiri oleh penikmat musik dari berbagai kalangan. Penampilan mereka mendapatkan respon positif, dengan banyak penonton mengapresiasi cara mereka menggabungkan elemen tradisional dan modern. Beberapa kritikus musik menyebut interpretasi ini sebagai “penghormatan yang elegan” terhadap warisan musik Indonesia.

Keberhasilan versi baru “Ingin Kumiliki” tidak hanya memberi napas segar pada lagu klasik, tetapi juga memperluas jangkauan audiens Ruth Sahanaya kepada generasi digital. Tohpati menegaskan niatnya untuk terus mengeksplorasi karya-karya lama lewat kolaborasi lintas generasi, sementara Meiska berharap dapat terus berkontribusi dalam menghidupkan kembali harta karun musik bangsa.