Indonesia Berduka atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

LintasWarganet.com – 25 April 2026 | JAKARTAPemerintah Indonesia menyatakan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya Prajurit Satu Rico Pramudia, anggota Pasukan Perdamaian TNI yang bertugas di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Rico, yang berusia 34 tahun, mengalami luka parah setelah terkena tembakan dalam insiden keamanan yang terjadi pada 22 April 2024 di wilayah selatan Lebanon. Meskipun segera diberikan pertolongan medis, kondisi korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit setempat.

Berbagai pejabat pemerintah, termasuk Presiden Joko Widodo, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum serta rekan-rekannya di misi perdamaian. Dalam sebuah pernyataan resmi, Presiden menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mendukung operasi perdamaian dunia dan menghargai pengorbanan prajurit yang berbakti.

  • Identitas: Satu Rico Pramudia, Prajurit TNI Angkatan Darat, Pangkat Sersan.
  • Tugas: Penjaga perdamaian di sektor UNIFIL, bertugas melindungi warga sipil dan memfasilitasi stabilitas di wilayah konflik.
  • Insiden: Tembakan terjadi di zona penyangga antara pasukan militan dan pos penjagaan UNIFIL, menewaskan satu prajurit Indonesia.
  • Reaksi: Presiden dan Menteri Pertahanan menyampaikan rasa duka serta janji untuk meningkatkan perlindungan bagi personel Indonesia di luar negeri.

Keluarga almarhum mendapat dukungan penuh dari pemerintah, termasuk bantuan konsuler dan penghormatan militer. Upacara pemakaman di Indonesia dijadwalkan akan dilaksanakan dalam waktu dekat, dengan kehadiran perwakilan militer dan pejabat negara.

Kasus ini menambah beban emosional bagi tim TNI yang sedang menjalankan misi perdamaian di Lebanon, sekaligus menegaskan risiko tinggi yang dihadapi oleh pasukan keamanan internasional dalam situasi konflik yang terus berubah.