LintasWarganet.com – 19 Mei 2026 | Immanuel “Noel” Ebenezer Gerungan, yang menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan periode 2024‑2025, mengungkapkan rasa penyesalan yang mendalam bila jabatan yang diembannya berujung pada penahanan. Dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan pada akhir pekan, ia menegaskan bahwa niatnya mengabdi kepada pekerja Indonesia tidak seharusnya berujung pada konflik hukum.
- Isu-isu korupsi yang tengah menyelimuti dunia birokrasi, khususnya terkait pengadaan tenaga kerja dan subsidi upah.
- Tekanan politik dari kelompok oposisi yang mengkritik kebijakan ketenagakerjaan pemerintah.
- Pengawasan ketat dari lembaga anti‑korupsi yang meningkatkan risiko penangkapan bila terdapat dugaan pelanggaran.
Ia menambahkan bahwa jika penahanan terjadi, hal itu tidak hanya mencoreng reputasinya secara pribadi, melainkan juga dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap Kementerian Ketenagakerjaan. “Saya masuk ke posisi ini untuk memperbaiki kondisi pekerja, bukan menjadi sorotan kriminalitas,” ujarnya.
Berbagai pihak memberikan respons beragam. Beberapa pengamat politik menilai pernyataan tersebut mencerminkan ketegangan internal dalam pemerintah, sementara serikat pekerja menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program ketenagakerjaan.
Hingga kini belum ada keputusan resmi terkait penyelidikan atau penahanan terhadap Ebenezer. Namun, pihak Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas secara bersih dan profesional, serta akan bekerjasama dengan lembaga terkait apabila terdapat temuan yang memerlukan tindakan hukum.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet