IHSG Diprediksi Kembali Menguat, Ini Beberapa Rekomendasi Saham
IHSG Diprediksi Kembali Menguat, Ini Beberapa Rekomendasi Saham

IHSG Diprediksi Kembali Menguat, Ini Beberapa Rekomendasi Saham

LintasWarganet.com – 10 Juni 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan kembali menguat dan menembus level 5.746 dalam beberapa sesi ke depan. Analisis teknikal menunjukkan adanya tekanan beli yang meningkat, didukung oleh data ekonomi makro yang relatif stabil serta likuiditas pasar yang masih menguntungkan.

Berikut beberapa saham yang dianggap memiliki potensi untuk mengimbangi pergerakan positif IHSG pada perdagangan Rabu, 10 Juni 2026:

  • BBNI (Bank BNI) – Saham perbankan ini diprediksi akan mendapat manfaat dari peningkatan margin bunga bersih serta kebijakan kredit yang lebih agresif.
  • CDIA (PT Cipta Kridha Investindo Asia Tbk) – Perusahaan yang bergerak di bidang distribusi produk konsumer ini menunjukkan tren penjualan yang positif dan dukungan dari program promosi musiman.
  • HRTA (PT Hary Tbk) – Sebagai pemain utama dalam sektor infrastruktur, HRTA diproyeksikan memperoleh kontrak baru yang dapat memperkuat pendapatan jangka menengah.
  • INET (PT Indointernet Tbk) – Saham teknologi yang fokus pada layanan internet broadband ini diperkirakan akan memperoleh tambahan pelanggan berkat peluncuran paket data baru.

Strategi trading yang dapat dipertimbangkan meliputi:

  1. Menggunakan pola breakout pada IHSG di atas level 5.700 sebagai sinyal entry long.
  2. Menetapkan stop loss sekitar 1,5% di bawah harga entry untuk mengelola risiko.
  3. Menargetkan profit taking pada level psikologis 5.800 atau pada pergerakan harga saham rekomendasi yang mencapai resistance terdekat.

Investor tetap disarankan untuk memantau perkembangan data ekonomi, kebijakan moneter Bank Indonesia, serta faktor eksternal seperti pergerakan nilai tukar USD/IDR yang dapat mempengaruhi sentimen pasar. Diversifikasi portofolio dan penyesuaian ukuran posisi sesuai toleransi risiko tetap menjadi kunci utama dalam menghadapi volatilitas yang masih mungkin terjadi.