LintasWarganet.com – 11 Mei 2026 | Hizbullah mengumumkan pada Senin bahwa mereka telah melancarkan sebanyak 24 serangan yang ditujukan kepada posisi, pasukan, dan instalasi militer Israel di wilayah selatan Lebanon. Serangan tersebut meliputi tembakan roket, artileri, serta operasi darat terbatas yang dilaporkan menimbulkan kerusakan pada infrastruktur militer lawan.
Israel menanggapi dengan menyatakan bahwa mereka sedang melakukan evaluasi terhadap dampak serangan tersebut dan menegaskan komitmen untuk melindungi pasukannya. Pihak militer Israel belum mengonfirmasi secara resmi jumlah korban atau kerusakan yang terjadi, namun sumber-sumber lokal melaporkan beberapa kerusakan pada pos-pos pengintai dan kendaraan militer.
Serangan ini terjadi di tengah ketegangan yang terus meningkat di perbatasan Israel-Lebanon, khususnya setelah insiden-insiden sebelumnya yang melibatkan pertukaran tembakan antara kedua belah pihak. Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pemeliharaan Perdamaian (UNIFIL) mengingatkan akan pentingnya menahan diri agar situasi tidak meluas menjadi konflik berskala lebih besar.
Berikut rangkuman singkat mengenai serangan yang dilaporkan:
- Jumlah serangan: 24 kali
- Jenis senjata: roket, artileri, dan serangan darat
- Target: pos militer Israel, kendaraan tempur, dan instalasi logistik
- Tujuan: menanggapi operasi Israel di Lebanon selatan
Pengamat militer menilai bahwa eskalasi ini dapat memicu respons balasan lebih intensif dari Israel, yang berpotensi memperburuk kondisi keamanan di wilayah tersebut. Sementara itu, pihak berwenang Lebanon menekankan pentingnya dialog dan upaya diplomatik untuk mencegah konflik meluas.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet