LintasWarganet.com – 05 April 2026 | Ketegangan politik kembali memanas setelah seorang tokoh publik, Hasan Nasbi, menanggapi seruan untuk menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto. Ia menyoroti situasi global yang sedang mengalami kekacauan serta menegaskan bahwa provokasi di dalam negeri justru memperburuk persatuan bangsa.
Berikut beberapa poin utama yang diungkapkan oleh Hasan Nasbi:
- Seruan untuk “gulingkan Prabowo” dianggapnya tidak konstruktif dan berpotensi memecah belah.
- Provokasi politik di dalam negeri dapat memicu polarisasi sosial.
- Kondisi dunia yang tidak menentu menuntut Indonesia bersatu dalam menghadapi tantangan global.
- Setiap aksi politik harus berlandaskan kepentingan nasional, bukan kepentingan pribadi atau golongan.
Nasbi menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia di tengah gejolak internasional. Ia mengingatkan bahwa Indonesia memiliki peran strategis sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, sehingga stabilitas politik domestik menjadi kunci dalam menjaga kredibilitas di panggung internasional.
Para pengamat politik menilai pernyataan Nasbi mencerminkan keprihatinan luas di kalangan elite politik dan masyarakat sipil. Mereka menambahkan bahwa seruan untuk menggulingkan kepemimpinan saat ini dapat menimbulkan ketidakpastian yang merugikan proses pembangunan.
Dalam konteks ini, pemerintah dan partai politik diharapkan dapat menanggapi dengan dialog terbuka, mengedepankan kepentingan rakyat, serta menolak segala bentuk provokasi yang dapat mengganggu stabilitas nasional.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet