Hasto Kristiyanto Tegaskan Pentingnya Institusionalisasi Partai di Forum CALD
Hasto Kristiyanto Tegaskan Pentingnya Institusionalisasi Partai di Forum CALD

Hasto Kristiyanto Tegaskan Pentingnya Institusionalisasi Partai di Forum CALD

LintasWarganet.com – 28 Maret 2026 | Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menyampaikan pandangannya tentang pentingnya institusionalisasi partai dalam Forum CALD (Center for Asian Leadership Development) yang diselenggarakan di Filipina. Dalam sambutannya, Hasto menekankan bahwa kemampuan sebuah partai untuk bertahan menghadapi tekanan politik sangat bergantung pada kekuatan institusionalnya.

Ia menjelaskan bahwa institusionalisasi mencakup pembentukan struktur internal yang jelas, mekanisme pengambilan keputusan yang transparan, serta sistem akuntabilitas yang dapat dipertanggungjawabkan kepada anggota dan publik. Menurutnya, proses ini tidak hanya memperkuat legitimasi partai, tetapi juga meningkatkan kemampuan partai untuk beradaptasi dengan dinamika politik yang cepat berubah.

Hasto juga menguraikan tantangan yang dihadapi partai politik di era modern, antara lain:

  • Tekanan eksternal dari kekuatan politik lain yang berusaha memengaruhi agenda partai.
  • Kecenderungan populisme yang dapat menggerus nilai-nilai demokratis internal.
  • Kebutuhan untuk mengintegrasikan generasi muda ke dalam kepengurusan partai.

Dalam konteks Indonesia, Hasto menilai bahwa PDIP, sebagai partai terbesar, memiliki tanggung jawab khusus untuk menjadi contoh dalam menerapkan prinsip institusionalisasi. Ia menekankan pentingnya memperkuat mekanisme internal, seperti pemilihan kader secara meritokratis, pelatihan kepemimpinan, dan evaluasi kebijakan secara periodik.

Forum CALD di Filipina memberikan ruang bagi para pemimpin partai dari berbagai negara untuk bertukar pengalaman dan strategi. Hasto memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menekankan bahwa institusionalisasi bukan sekadar agenda internal, melainkan faktor kunci dalam menjaga stabilitas politik nasional dan memperkuat demokrasi di tingkat regional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *