LintasWarganet.com – 20 Juni 2026 | Pada hari Senin, 19 Juni 2026, sekelompok perwakilan mahasiswa dari Universitas Trisakti, Universitas Esa Unggul, Universitas Mercu Buana, dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mengadakan pertemuan dengan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di sela‑sela demonstrasi yang digelar secara nasional.
Pertemuan tersebut dipimpin oleh Ketua DPR, Bapak Nama Ketua DPR, dan dihadiri oleh beberapa anggota komisi terkait, antara lain Komisi III (Hukum) dan Komisi IV (Kesejahteraan Rakyat). Mahasiswa mengajukan beberapa tuntutan utama, antara lain:
- Revisi undang‑undang yang dianggap menghambat kebebasan akademik dan kebebasan berpendapat;
- Peningkatan alokasi anggaran pendidikan tinggi, khususnya untuk beasiswa dan fasilitas laboratorium;
- Pembentukan forum dialog permanen antara DPR, Kementerian Pendidikan, dan organisasi mahasiswa.
Setelah berdiskusi selama hampir dua jam, DPR menyampaikan beberapa komitmen konkret:
- Menindaklanjuti usulan revisi undang‑undang dengan membentuk tim kerja khusus yang akan melaporkan hasilnya dalam tiga bulan ke depan.
- Mengajukan usulan penambahan alokasi anggaran pendidikan sebesar 5 % pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.
- Menginisiasi pembentukan Forum Dialog Mahasiswa‑DPR yang akan bertemu secara periodik setiap enam bulan.
- Menjamin transparansi proses legislasi dengan mempublikasikan draft revisi undang‑undang di situs resmi DPR.
Mahasiswa menanggapi dengan apresiasi atas kesediaan DPR mendengarkan aspirasi mereka, namun menekankan bahwa implementasi konkret harus segera dilaksanakan. Mereka juga meminta agar pertemuan serupa diadakan secara rutin, tidak hanya pada saat demonstrasi.
Hasil pertemuan ini diharapkan menjadi titik balik dalam hubungan antara legislatif dan dunia kampus, serta menjadi dasar bagi kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan pendidikan tinggi di Indonesia.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet