Hashim: Pupuk Indonesia mampu jaga pasokan di tengah geopolitik global

LintasWarganet.com – 02 Mei 2026 | Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, menyatakan bahwa PT Pupuk Indonesia (Persero) siap mempertahankan ketersediaan pupuk nasional meskipun terjadi ketegangan geopolitik dunia yang memengaruhi rantai pasokan bahan baku dan logistik.

Dalam keterangannya, Hashim menekankan beberapa faktor kunci yang mendukung ketahanan pasokan, antara lain:

  • Integrasi vertikal: Pupuk Indonesia memiliki kendali penuh atas proses produksi mulai dari pengolahan bahan baku, manufaktur, hingga distribusi akhir ke petani.
  • Cadangan strategis: Perusahaan telah membangun stok cadangan pupuk yang cukup untuk mengantisipasi gangguan pasokan eksternal.
  • Diversifikasi sumber bahan baku: Mengandalkan tidak hanya impor, tetapi juga bahan baku domestik seperti gas alam dan batu bara.
  • Investasi pada teknologi ramah energi: Mengoptimalkan efisiensi produksi sehingga konsumsi energi dapat ditekan, mengurangi ketergantungan pada fluktuasi harga energi global.

Hashim juga menyoroti peran penting pemerintah dalam menyediakan kebijakan yang stabil, termasuk insentif bagi industri kimia dan dukungan regulasi yang mempermudah ekspor serta impor bahan baku kritis.

Di tengah konflik di Ukraina dan sanksi ekonomi yang menekan pasar komoditas, Pupuk Indonesia berencana memperkuat kerja sama dengan mitra strategis di Asia Tenggara dan Timur Tengah untuk memastikan kelancaran alur bahan baku. Langkah ini diharapkan dapat menurunkan risiko gangguan pasokan dan menjaga harga pupuk tetap stabil bagi petani Indonesia.

Dengan pendekatan yang holistik dan dukungan kebijakan pemerintah, Hashim yakin bahwa Indonesia dapat menjaga ketahanan pangan melalui pasokan pupuk yang terjamin, meski kondisi geopolitik global terus berubah.