LintasWarganet.com – 11 Juni 2026 | Kapten timnas Inggris, Harry Kane, kembali menjadi sorotan utama menjelang Piala Dunia 2026. Pemain berusia 32 tahun ini tidak hanya mencetak rekor gol terbanyak dalam sejarah timnas Inggris, tetapi juga menorehkan performa luar biasa bersama Bayern Munchen, mencetak 61 gol dalam satu musim. Kepercayaan dirinya terhadap rekan satu tim, khususnya Declan Rice, serta tekad kuat untuk mengangkat trofi paling bergengsi dunia, menjadi tema utama dalam pernyataan publiknya akhir pekan ini.
Rekor Gol Terbaru: Mengalahkan Wayne Rooney
Kane menorehkan 79 gol dalam 113 penampilan bersama Three Lions, melampaui rekor lama yang dipegang oleh Wayne Rooney (53 gol). Pencapaian tersebut pertama kali terukir ketika Kane menyundul penalti melawan Italia pada kualifikasi Euro 2024, lalu menambah satu gol lagi melawan Ukraina di Wembley. Sejak saat itu, produktivitasnya tidak berkurang, bahkan meningkat, menjadikannya mesin gol andalan Inggris dalam berbagai kompetisi internasional.
Prestasi Klub yang Mendukung Kepercayaan Diri
Di level klub, Kane menikmati musim gemilang bersama Bayern Munchen. Dengan 61 gol, ia memecahkan rekor pencetak gol terbanyak dalam satu kampanye Bundesliga. Penampilan impresif tersebut memperkuat keyakinannya bahwa ia berada dalam “puncak kebugaran” dan siap memberikan kontribusi maksimal di panggung dunia.
Keyakinan pada Declan Rice
Sebelum turnamen, Kane mengungkapkan “perasaan khusus” terhadap rekan setimnya, Declan Rice, yang baru saja mengangkat trofi Premier League bersama Arsenal. Kane menilai Rice memiliki pengalaman, mentalitas, dan fisik yang tepat untuk bersinar di Piala Dunia. Menurutnya, keberadaan Rice sebagai wakil kapten memberikan dimensi tambahan pada lini tengah Inggris, memungkinkan tim mengeksekusi strategi yang lebih fleksibel.
Menepis Kritikan dan Menegaskan Kedalaman Skuad
Sejumlah pundit menyuarakan kekhawatiran bahwa Inggris terlalu bergantung pada Kane sebagai pencetak gol utama. Menanggapi hal itu, Kane menegaskan bahwa ketergantungan pada striker teratas adalah hal yang wajar dalam sepak bola. Ia mencontohkan Erling Haaland (Norwegia) dan Kylian Mbappé (Prancis) sebagai bukti bahwa striker unggulan memang diharapkan menjadi pencetak gol utama.
Kane menambahkan, “Kami memiliki sayap yang berkualitas dan pemain lain yang telah meraih trofi di level klub. Ini memberi kami keunggulan kompetitif.” Ia menekankan bahwa kedalaman skuad England, yang mencakup pemain berpengalaman dan berbakat muda, dapat mengatasi tekanan dan cedera yang tak terduga selama turnamen.
Ambisi Menangkan Piala Dunia
Dengan tiga penampilan Piala Dunia (2018, 2022, dan kini 2026), Kane menyatakan bahwa kesempatan ini merupakan “peluang terbaik dalam kariernya” untuk mengangkat trofi juara dunia. Ia mengakui bahwa usia 32 tahun menandai fase akhir karier, namun rasa lapar akan kemenangan tetap membara. “Saya merasa dalam kondisi prima, dan motivasi saya tidak pernah surut,” ujar Kane dalam wawancara dengan ITV.
Selain itu, Kane menyoroti pentingnya kebersamaan tim dan kepemimpinan kolektif. Ia menegaskan, “Kita bukan tim ‘Harry Kane’, melainkan tim yang memiliki banyak pemimpin. Setiap pemain memiliki peran krusial untuk mencapai tujuan akhir.”
Statistik Singkat Karier Internasional Harry Kane
| Statistik | Jumlah |
|---|---|
| Penampilan (caps) | 113 |
| Gol | 79 |
| Gol di Piala Dunia 2022 | 2 |
| Gol di Piala Dunia 2018 | 6 |
| Gol di Kualifikasi Euro 2024 | 12 |
Dengan catatan tersebut, Kane berada di posisi strategis untuk menjadi figur kunci dalam upaya Inggris mengakhiri penantian 60 tahun tanpa gelar Piala Dunia.
Secara keseluruhan, kombinasi antara catatan gol yang tak tertandingi, performa klub yang spektakuler, serta kepercayaan pada rekan-rekan setim menjadikan Harry Kane sebagai sosok sentral yang diharapkan dapat mengantar timnas Inggris menuju kejayaan di Amerika Utara tahun 2026.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet