Harimau Malaya Muda Hajar Singapura 3-0, Tancap Puncak Grup B ASEAN U-19 2026
Harimau Malaya Muda Hajar Singapura 3-0, Tancap Puncak Grup B ASEAN U-19 2026

Harimau Malaya Muda Hajar Singapura 3-0, Tancap Puncak Grup B ASEAN U-19 2026

LintasWarganet.com – 03 Juni 2026 | Medan – Pada Selasa, 1 Juli 2026, Stadion Teladan menjadi saksi duel sengit Grup B Piala AFF U‑19 2026 antara Timnas U‑19 Malaysia dan Timnas U‑19 Singapura. Harimau Malaya Muda menampilkan permainan kolektif yang matang dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 3‑0, mengukuhkan posisinya di puncak klasemen grup.

Pertandingan dimulai pada pukul 20.00 WIB setelah laga sore Thailand melawan Brunei Darussalam yang berakhir dengan skor 10‑0. Kedua tim muda Malaysia dan Singapura masuk ke lapangan dengan catatan historis yang jelas; dalam sepuluh pertemuan sebelumnya di Piala AFF U‑19, Malaysia menang delapan kali, satu kali imbang, dan hanya sekali kalah. Rekor tersebut menambah tekanan bagi Singapura yang belum pernah menembus fase akhir turnamen sejak meraih perunggu pada 2003.

Jalannya Pertandingan

Babak pertama berlangsung sengit, namun Harimau Malaya Muda berhasil memecah kebuntuan pada menit ke‑20 lewat eksekusi sundulan Arif Aiman yang memanfaatkan tendangan pojok. Gol pertama memberi kepercayaan diri kepada skuad Malaysia, yang kemudian menambah keunggulan pada menit ke‑40 lewat sundulan Abid Safaraz dari tendangan penjuru yang sempat dipertanyakan offside oleh ofisial Singapura. Kedua gol tersebut menegaskan dominasi Malaysia dalam menguasai wilayah pertahanan lawan.

Memasuki babak kedua, Malaysia tidak melambat. Pada menit ke‑61, Tengku Hasyri menambah angka lewat sepakan melengkung yang menembus gawang Singapura, menyegel hasil akhir 3‑0. Singapura berusaha bangkit, namun gagal menguasai bola secara konsisten dan tidak berhasil menciptakan peluang emas.

Line‑up dan Cadangan

Berikut susunan pemain inti Timnas U‑19 Malaysia yang melibas Singapura:

  • 22. Faez Iqhwan (penjaga gawang)
  • 5. Ahmad Lutfil Hadi (bek)
  • 4. Aisy Aqasha (bek)
  • 6. Muhammad Arif Aiman (gelandang)
  • 8. Muhammad Arsyad (gelandang)
  • 9. Abid Safaraz (penyerang)
  • 10. Arayyan Hakeem (gelandang)
  • 11. Tengku Hasyri (penyerang)
  • 15. Muhammad Amar (gelandang)
  • 17. Muhammad Airel (penyerang)
  • 21. Muhammad Naqif (bek)

Cadangan penting termasuk Luka Jordy Hodak, putra mantan pelatih Bojan Hodak, yang duduk di bangku cadangan. Di sisi Singapura, formasi mereka menampilkan pemain seperti Ilhan Hady (penjaga gawang) dan Andy Reedqy (bek), namun tak mampu menahan serangan berulang Malaysia.

Statistik dan Catatan Historis

Dengan tiga poin penuh, Malaysia kini menyusul Thailand yang juga mengumpulkan tiga poin dari kemenangan 10‑0 melawan Brunei. Kedua tim tersebut berada di puncak Grup B dan bersaing ketat untuk lolos ke babak selanjutnya. Di grup lain, Indonesia berbagi puncak dengan Vietnam, menambah drama persaingan di turnamen ini.

Catatan pertemuan kedua tim di turnamen sebelumnya memperlihatkan dominasi Malaysia; pada Piala AFF U‑19 2024, Malaysia mengalahkan Singapura dengan skor 5‑0. Statistik tersebut menegaskan jurang kualitas antara dua skuad, terutama dalam hal pengalaman internasional pada level U‑19.

Harapan dan Tantangan Kedepan

Keberhasilan ini memberikan momentum positif bagi Harimau Malaya Muda menjelang laga berikutnya melawan Thailand. Pertandingan melawan tim unggulan tersebut diprediksi akan menjadi ujian nyata bagi kesiapan Malaysia dalam mempertahankan posisi puncak grup. Di sisi lain, Singapura harus mengevaluasi kembali taktik dan strategi, terutama dalam mengatasi tekanan tinggi dari lawan yang lebih berpengalaman.

Secara keseluruhan, pertandingan ini tidak hanya menambah koleksi kemenangan bagi Malaysia, tetapi juga memperlihatkan kualitas pembinaan pemain muda di negara tersebut. Dengan tiga gol yang dicetak secara beragam – sundulan, tendangan penjuru, dan sepakan melengkung – tim Malaysia menunjukkan variasi serangan yang sulit diprediksi lawan.

Turnamen Piala AFF U‑19 2026 terus menampilkan bakat-bakat muda Asia Tenggara yang siap menapaki jenjang sepak bola profesional. Bagi para penggemar, aksi di Stadion Teladan memberikan hiburan berkualitas serta menambah antisipasi menantikan pertempuran selanjutnya antara harimau muda Malaysia dan gajah Thailand.

Dengan hasil akhir 3‑0, Malaysia menegaskan kembali posisi sebagai salah satu kekuatan dominan di level U‑19 wilayah ASEAN, sementara Singapura harus kembali ke papan gambar untuk memperbaiki strategi demi menutup celah performa di masa depan.