Hari Skateboard Sedunia, Bobby Nasution Perbanyak Fasilitas Latihan Skater di Sumatera Utara
Hari Skateboard Sedunia, Bobby Nasution Perbanyak Fasilitas Latihan Skater di Sumatera Utara

Hari Skateboard Sedunia, Bobby Nasution Perbanyak Fasilitas Latihan Skater di Sumatera Utara

LintasWarganet.com – 21 Juni 2026 | Dalam rangka memperingati Hari Skateboard Sedunia, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memanfaatkan momentum tersebut untuk memperluas jaringan fasilitas latihan bagi para skater di provinsi.

Acara “Go Skateboarding” yang digelar di Lapangan Merdeka, Medan, menampilkan demonstrasi dari atlet profesional, lomba freestyle, serta sesi berbagi pengetahuan antara pelatih nasional dan komunitas lokal. Pada kesempatan itu, gubernur menandatangani komitmen penambahan enam lapangan skate park baru yang tersebar di kota Medan, Binjai, Pematangsiantar, Kisaran, Tebing Tinggi, dan Gunungsitoli.

Berikut rincian fasilitas yang akan dibangun:

  • Medan Central Skate Park – area seluas 2.500 m² dengan ramp vertikal, bowl, dan street course.
  • Binjai Community Skate Spot – arena multifungsi 1.200 m² yang dilengkapi lampu LED untuk penggunaan malam hari.
  • Pematangsiantar Youth Zone – fokus pada program pembinaan usia 12‑18 tahun, termasuk ruang kelas teori skating.
  • Kisaran Riverside Skate Area – memanfaatkan tepi sungai untuk desain trek yang menantang.
  • Tebing Tinggi Skate Plaza – integrasi dengan taman kota untuk meningkatkan aksesibilitas publik.
  • Gunungsitoli Island Skate Hub – fasilitas pertama di Pulau Nias yang menargetkan peningkatan partisipasi pemuda daerah.

Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 25 miliar, dengan dana bersumber dari APBD, sponsor swasta, dan kontribusi komunitas skateboarding setempat. Seluruh proyek direncanakan selesai dalam 18 bulan, dengan jadwal pembukaan bertahap mulai kuartal ketiga 2026.

Selain pembangunan infrastruktur, gubernur juga meluncurkan program “Skate Academy Sumut” yang akan menyediakan pelatihan teknis, beasiswa bagi atlet berbakat, serta kompetisi tahunan yang terintegrasi ke dalam kalender olahraga provinsi. Program ini didukung oleh pelatih bersertifikat dari Badan Pengembangan Olahraga Nasional (BOPON) dan melibatkan alumni skater internasional sebagai mentor.

Inisiatif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas latihan para skater, tetapi juga memberi dampak sosial ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pariwisata olahraga, serta penurunan angka kenakalan remaja dengan menawarkan alternatif kegiatan positif.