LintasWarganet.com – 03 Mei 2026 | Dalam rangka memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia, Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Provinsi Jambi menyelenggarakan orasi yang menyoroti meningkatnya ancaman terhadap para jurnalis di wilayah tersebut. Acara yang berlangsung pada tanggal 3 Mei 2024 di Balai Kota Jambi ini dihadiri oleh para wartawan, aktivis hak asasi manusia, serta perwakilan lembaga swadaya masyarakat.
Ketua FJPI Jambi, Siti Nurhaliza, menyampaikan bahwa selama setahun terakhir terdapat peningkatan kasus intimidasi, penangkapan, dan kekerasan fisik terhadap jurnalis yang mengungkap kasus korupsi, pelanggaran HAM, serta konflik agraria. Ia menekankan bahwa perempuan jurnalis seringkali menjadi sasaran khusus, baik karena gender maupun profesi mereka.
- Menurut data internal FJPI, tercatat 27 kasus ancaman terhadap jurnalis di Jambi pada tahun 2023, naik 15% dibandingkan tahun sebelumnya.
- Sepuluh di antaranya melibatkan penyerangan fisik, sementara sisanya berupa intimidasi melalui telepon, media sosial, atau ancaman hukum.
- Delapan kasus melibatkan jurnalis perempuan yang melaporkan isu-isu gender dan kekerasan dalam rumah tangga.
Para pembicara menekankan pentingnya perlindungan hukum yang lebih tegas serta pembentukan jaringan dukungan bagi jurnalis yang menjadi korban. Mereka menyerukan kepada pemerintah daerah dan nasional untuk menegakkan regulasi yang melindungi kebebasan pers, serta meningkatkan pelatihan keamanan bagi para wartawan.
FJPI juga mengajak masyarakat luas untuk menjadi bagian dari upaya perlindungan ini dengan tidak menyebarkan hoaks dan mendukung kemandirian media. Sebagai penutup, orasi diakhiri dengan doa bersama serta komitmen bersama untuk menegakkan kebebasan pers sebagai pilar demokrasi.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet