Harga Pertamax Naik, UMKM Kuliner dan Kurir Terancam Beban Operasional Tinggi
Harga Pertamax Naik, UMKM Kuliner dan Kurir Terancam Beban Operasional Tinggi

Harga Pertamax Naik, UMKM Kuliner dan Kurir Terancam Beban Operasional Tinggi

LintasWarganet.com – 14 Juni 2026 | Kenaikan harga bahan bakar minyak jenis Pertamax mencapai 32 persen pada kuartal terakhir, menambah beban biaya operasional bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang kuliner serta layanan kurir di seluruh Indonesia.

Peneliti dari Institut Penelitian Ekonomi dan Keuangan (INDEF) menjelaskan bahwa sebagian besar usaha kuliner mengandalkan kendaraan bermotor untuk distribusi bahan baku dan pengantaran makanan. Sementara itu, perusahaan kurir bergantung pada armada motor untuk mengantarkan paket dengan cepat. Kenaikan harga pertamax secara langsung meningkatkan biaya harian mereka.

  • Biaya bahan bakar per hari naik rata-rata Rp15.000‑Rp20.000 per kendaraan.
  • Margin keuntungan usaha kuliner yang sudah tipis dapat menyusut hingga 5‑7 persen.
  • Kurir harus menambah tarif pengiriman atau mengurangi jam kerja untuk menutupi beban tambahan.
  • Beberapa UMKM mempertimbangkan beralih ke kendaraan berbahan bakar alternatif atau mengoptimalkan rute pengiriman.

Para pelaku usaha diharapkan dapat menyesuaikan strategi, antara lain dengan meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar, mengadopsi teknologi pelacakan rute, atau menyesuaikan harga jual produk dan layanan. Pemerintah juga diminta untuk mempertimbangkan subsidi atau kebijakan insentif bagi UMKM yang terdampak.

Secara keseluruhan, lonjakan harga Pertamax menambah tekanan pada sektor UMKM yang sudah berjuang menghadapi inflasi dan biaya logistik lainnya. Respons cepat dari pelaku usaha dan kebijakan yang tepat menjadi kunci untuk menjaga kelangsungan operasional serta kesejahteraan pekerja di bidang kuliner dan kurir.