LintasWarganet.com – 03 Juni 2026 | Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, memberikan tanggapan tegas setelah mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, melontarkan kritik terhadap rangkaian kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto. Menurut Habiburokhman, komentar Dino tidak memberikan kontribusi konstruktif dan lebih berujung pada candaan yang tidak membantu.
Dalam pernyataannya, Habiburokhman menyoroti beberapa hal penting:
- Kunjungan Presiden Prabowo bertujuan memperkuat hubungan bilateral dan menarik investasi bagi Indonesia.
- Kritik yang disampaikan Dino Patti Djalal tidak menyentuh substansi kebijakan, melainkan terkesan menertawakan agenda diplomatik.
- Parlemen dan lembaga eksekutif harus bekerja sama secara sinergis, bukan saling mengkritik tanpa dasar yang kuat.
Habiburokhman menambahkan bahwa setiap kebijakan luar negeri harus dievaluasi secara objektif, dengan data dan analisis yang mendalam. Ia menegaskan bahwa mengolok‑olok tidak akan memperbaiki kinerja pemerintah, melainkan hanya menurunkan semangat kerja sama.
Selain itu, Habiburokhman mengingatkan bahwa Komisi III DPR memiliki peran pengawasan atas kebijakan luar negeri, termasuk memantau efektivitas kunjungan diplomatik. Ia mengajak semua pihak, termasuk mantan pejabat, untuk menyampaikan masukan yang bersifat membangun dan berbasis fakta.
Dalam konteks politik nasional, perdebatan ini mencerminkan dinamika hubungan antara lembaga legislatif dan eksekutif. Meski terdapat perbedaan pandangan, Habiburokhman menekankan pentingnya menjaga wacana publik yang produktif demi kepentingan bangsa.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet