Guru SMAN 1 Purwakarta Minta Maaf atas Insiden Jari Tengah, KDM Desak Sanksi Alternatif

LintasWarganet.com – 20 April 2026 | Beberapa siswa SMAN 1 Purwakarta melakukan tindakan tidak senonoh dengan mengacungkan jari tengah di depan kelas, menimbulkan kegelisahan di kalangan guru dan orang tua. Menanggapi peristiwa tersebut, guru kelas yang bersangkutan memilih untuk memaafkan sembilan siswa yang terlibat, dengan catatan sanksi edukatif dan pembinaan diberikan sebagai bagian dari proses belajar bersama.

Komisi Disiplin Mahasiswa (KDM) setempat menilai bahwa tindakan tersebut tidak boleh hanya diakhiri dengan skorsing. KDM mengajukan usulan sanksi alternatif yang lebih bersifat korektif, antara lain:

  • Pelatihan etika dan komunikasi yang dipandu psikolog sekolah.
  • Pekerjaan sosial di lingkungan sekolah atau masyarakat.
  • Diskusi kelompok dengan orang tua untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab.
  • Penugasan menulis refleksi pribadi tentang dampak perilaku tidak sopan.

Insiden ini menjadi peringatan bagi seluruh warga sekolah bahwa perilaku tidak pantas dapat merusak reputasi institusi pendidikan. Melalui sinergi antara guru, siswa, orang tua, dan lembaga disiplin, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang lebih aman dan penuh rasa hormat.