LintasWarganet.com – 15 April 2026 | Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan bahwa Festival Semarak Sulteng Nambaso 2026 menjadi simbol rasa syukur atas kelimpahan sumber daya alam dan keragaman budaya yang dimiliki provinsi.
Acara yang digelar selama tiga hari pada tanggal 15‑17 Agustus 2026 di kota Palu ini menampilkan lebih dari 30 suku dan komunitas adat, mulai dari tarian tradisional Toraja, musik Minahasa, hingga kuliner khas Buol. Seluruh rangkaian program dirancang untuk memperkuat rasa persatuan serta memperkenalkan warisan budaya kepada generasi muda dan wisatawan.
- Hari Pertama: Pembukaan resmi dengan upacara adat, pertunjukan tari “Kecak” versi Sulawesi Tengah, dan pameran kerajinan tangan.
- Hari Kedua: Lomba masakan tradisional, kompetisi musik tradisional, serta seminar tentang pelestarian budaya.
- Hari Ketiga: Parade budaya yang melintasi jalan utama kota, diakhiri dengan konser kolaborasi seniman lokal dan nasional.
Gubernur menambahkan bahwa pemerintah provinsi berkomitmen untuk menjadikan Festival Semarak Sulteng Nambaso sebagai agenda tahunan yang berkelanjutan, dengan melibatkan lembaga kebudayaan, universitas, dan organisasi masyarakat sipil dalam perencanaan serta pelaksanaan kegiatan.
Dengan menonjolkan nilai-nilai toleransi, kebersamaan, dan rasa syukur, Festival Semarak Sulteng Nambaso diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam memanfaatkan kekayaan budaya sebagai pendorong pembangunan sosial‑ekonomi.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet