LintasWarganet.com – 18 Mei 2026 | Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan dukungan penuh terhadap penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku penjambretan yang menargetkan wisatawan asing di kawasan Bundaran Hotel Indonesia. Ia menekankan pentingnya pemberian sanksi berat sebagai upaya deterrent dan perlindungan publik.
Insiden tersebut terjadi ketika sekelompok pelaku menjambret tas dan barang bawaan para turis di sekitar area Bundaran HI, menimbulkan kepanikan dan kerugian materiil. Kejadian ini memicu reaksi keras dari masyarakat dan menuntut respons cepat dari aparat keamanan.
- Penegakan hukum yang cepat dan transparan.
- Pemberian hukuman berat sesuai dengan ketentuan Undang‑Undang.
- Peningkatan patroli serta koordinasi antar unit kepolisian, Satpol PP, dan keamanan swasta.
Pramono Anung menambahkan bahwa pemerintah provinsi siap berkoordinasi dengan kepolisian, Satpol PP, dan pihak terkait lainnya untuk memastikan keamanan kawasan wisata utama kota. Ia juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan tindakan kriminal secara langsung kepada pihak berwenang.
Para pengamat hukum menilai bahwa hukuman berat, termasuk masa penjara panjang atau denda tinggi, dapat memberikan efek jera bagi pelaku serupa. Namun, mereka mengingatkan pentingnya proses hukum yang adil dan sesuai prosedur demi menjaga kepercayaan publik.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet