Granada Femenino Raih Kemenangan Dramatis atas Sevilla, Menuju Posisi Puncak Liga F
Granada Femenino Raih Kemenangan Dramatis atas Sevilla, Menuju Posisi Puncak Liga F

Granada Femenino Raih Kemenangan Dramatis atas Sevilla, Menuju Posisi Puncak Liga F

LintasWarganet.com – 30 Maret 2026 | Granada CF Femenino terus menegaskan eksistensinya di Liga F pada pekan ke-10 musim 2026/2027. Pada pertandingan kandang melawan Sevilla FC Femenino di Estadio Jesús Navas, tim Nazarí berhasil mengamankan tiga poin penting berkat gol penentu yang dicetak pada menit ke-88 oleh Manoly Baquerizo. Kemenangan ini menambah catatan impresif Granada: delapan kemenangan, satu hasil imbang, dan hanya satu kekalahan sejak awal musim.

Sejak mengambil alih kepemimpinan pada awal musim, pelatih Irene Ferreras telah menanamkan budaya kerja keras, disiplin, dan rasa hormat terhadap lawan. Ferreras, yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih, tidak mengubah filosofi tim meski menghadapi tekanan untuk segera menghasilkan hasil. Keberhasilan terbaru menegaskan bahwa pendekatan konsistennya berhasil, mengubah tim menjadi unit yang lebih kuat secara mental dan fisik.

Rangkaian Pertandingan dan Statistik

  • Jadwal 10 pertandingan: 8 kemenangan, 1 imbang, 1 kekalahan.
  • Poin total: 38 poin, menempatkan Granada di posisi empat teratas klasemen.
  • Gol: 22 (rata-rata 2,2 per pertandingan).
  • Kekalahan satu-satunya: melawan FC Barcelona pada pertemuan pertama.

Pertandingan melawan Sevilla dimulai dengan intensitas tinggi. Granada mendominasi penguasaan bola pada babak pertama, namun memilih strategi menahan bola dan menyerang lewat transisi cepat bersama Fatou Kanteh dan Raquel. Sevilla, meski tanpa beberapa pemain kunci seperti Eva Llamas dan Alicia Redondo, tetap berbahaya lewat serangan balik, terutama melalui Kanteh dan Andrea Álvarez.

Pada menit ke-45, Granada hampir memecah kebuntuan ketika Sonya Keefe menendang bola ke atas mistar gawang lawan. Namun, pertahanan Sevilla tetap solid. Babak kedua menyaksikan peningkatan intensitas dari kedua tim, dengan perubahan taktis yang dilakukan oleh kedua pelatih. Sevilla mengganti pemain dan mencoba menekan, tetapi Granada menanggapi dengan perubahan pemain yang mengaktifkan sisi sayap kanan, khususnya melalui Cristina Postigo dan Lauri.

Puncak drama terjadi pada menit ke-88 ketika Manoly Baquerizo melompat tinggi menanduk umpan silang dari Postigo, mengirimkan bola ke sudut jaringan lawan. Gol ini tidak hanya memastikan kemenangan, tetapi juga menegaskan keunggulan Granada dalam situasi krusial.

Setelah gol, Sevilla mencoba menekan kembali, menciptakan beberapa peluang lewat Rosa Márquez dan Chantal Hagel, namun pertahanan Granada, dipimpin oleh kiper Laura Sánchez, berhasil menahan serangan tersebut. Wasit Lorena del Mar Trujillano Gallardo menegakkan beberapa kartu kuning, termasuk untuk Laura Pérez (Granada) dan Vera Molina (Sevilla), tetapi tidak ada insiden penalti yang mengubah hasil.

Pengaruh Manajerial dan Tantangan Mendatang

Irene Ferreras kini berada di posisi yang lebih kuat dalam hal kepercayaan pemain dan manajemen tim. Keberhasilannya mengatasi tantangan awal—seperti menggantikan pelatih legendaris dan menstabilkan performa tim—menjadikannya figur penting dalam proyek jangka panjang Granada.

Selanjutnya, Granada akan menghadapi RCD Espanyol pada 4 April di Ciudad Deportiva. Espanyol dipandang sebagai lawan yang dapat diatasi, namun tetap menuntut konsistensi dan fokus tinggi. Jika Granada melanjutkan tren kemenangan, mereka berpotensi menembus posisi tiga teratas, mengancam dominasi tradisional klub-klub besar seperti Atlético de Madrid dan Barcelona.

Secara keseluruhan, kemenangan dramatis melawan Sevilla menegaskan bahwa Granada CF Femenino tidak hanya sekadar bertahan, melainkan berambisi menjadi pesaing utama di Liga F. Dengan strategi pelatih yang matang, kedalaman skuad, dan mental juara yang terus terasah, tim ini berada di jalur yang tepat untuk menorehkan sejarah baru dalam sepak bola wanita Spanyol.