Gilimanuk Macet Parah saat Lebaran, DPR RI Desak Pemerintah Bangun Pelabuhan Alternatif di Bali Utara
Gilimanuk Macet Parah saat Lebaran, DPR RI Desak Pemerintah Bangun Pelabuhan Alternatif di Bali Utara

Gilimanuk Macet Parah saat Lebaran, DPR RI Desak Pemerintah Bangun Pelabuhan Alternatif di Bali Utara

LintasWarganet.com – 02 April 2026 | Jalan tol dan jalan raya yang menghubungkan Jawa dengan Bali, khususnya daerah Gilimanuk, mengalami kemacetan luar biasa pada hari-hari menjelang Lebaran. Volume kendaraan yang melintas meningkat tajam, menyebabkan antrean panjang yang memakan waktu berjam-jam bagi pengendara.

Situasi ini menimbulkan berbagai dampak, mulai dari keterlambatan tiba di kampung halaman, kerugian ekonomi bagi pengusaha transportasi, hingga potensi kecelakaan yang meningkat akibat kelelahan pengemudi.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) – Sukri – menekankan perlunya solusi jangka panjang. Ia mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan pembangunan pelabuhan baru di wilayah Bali Utara sebagai alternatif rute logistik.

  • Pelabuhan di Bali Utara dapat mengalihkan sebagian arus barang dan penumpang dari jalur Gilimanuk.
  • Menurunkan beban pada infrastruktur jalan yang sudah tertekan.
  • Meningkatkan konektivitas antara Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Beberapa faktor yang mendukung usulan tersebut antara lain:

Faktor Penjelasan
Posisi geografis Bali Utara berada dekat dengan Selat Bali, memudahkan akses laut.
Ketersediaan lahan Wilayah ini masih memiliki ruang terbuka yang dapat dikembangkan menjadi fasilitas pelabuhan.
Potensi pertumbuhan ekonomi Pelabuhan baru dapat mendorong investasi di sektor pariwisata dan perdagangan.

Namun, pembangunan pelabuhan alternatif tidak lepas dari tantangan. Proses perizinan, pendanaan, serta dampak lingkungan harus dikelola secara hati-hati. Pemerintah diharapkan melakukan kajian menyeluruh, melibatkan pemangku kepentingan lokal, serta menyusun rencana tahapan pembangunan yang realistis.

Dengan langkah proaktif, diharapkan kepadatan lalu lintas di Gilimanuk dapat berkurang, terutama pada musim mudik Lebaran yang selalu meningkatkan tekanan pada jaringan transportasi nasional.