LintasWarganet.com – 15 Juni 2026 | Ratusan mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Cirendeu, serta mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) menggelar aksi di gerbang Pancasila Gedung DPR/MPR RI pada hari Rabu. Demonstrasi tersebut menyoroti kekecewaan mereka terhadap kebijakan pemerintah dan menuntut dua tokoh politik terkemuka, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, mengundurkan diri dari jabatan masing‑masing.
Kelompok aksi menegaskan bahwa kehadiran Prabowo sebagai Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Gibran sebagai Gubernur Jawa Tengah melanggar prinsip meritokrasi dan menimbulkan konflik kepentingan. Mereka menuntut agar kedua tokoh tersebut mengakhiri peran politiknya demi menjaga integritas lembaga‑lembaga negara.
Selain tuntutan pengunduran diri, mahasiswa juga mengeluarkan seruan untuk mempercepat proses “Reformasi Jilid II“. Reformasi ini mencakup perubahan konstitusi terkait pembatasan masa jabatan presiden, penguatan lembaga legislatif, serta peningkatan transparansi dalam proses pemilihan umum.
- Pengunduran diri Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
- Penerapan pembatasan masa jabatan presiden secara tegas.
- Peningkatan kewenangan Dewan Perwakilan Rakyat dalam pengawasan kebijakan eksekutif.
- Penguatan mekanisme transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemilu.
Para penyelenggara aksi menegaskan bahwa demonstrasi berlangsung damai, dengan pengamanan yang memadai dari aparat keamanan. Mereka berharap suara mahasiswa dapat didengar oleh pihak berwenang dan menjadi momentum perubahan kebijakan yang lebih responsif terhadap aspirasi publik.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet