LintasWarganet.com – 16 April 2026 | Gabungan Produsen Rokok Indonesia (Gappri) menyoroti rencana pemerintah untuk menurunkan batas maksimum kadar nikotin dan tar pada produk tembakau. Dalam pernyataannya, Gappri menekankan pentingnya mempertimbangkan ketersediaan bahan baku lokal sebelum menetapkan standar yang lebih ketat.
Regulasi baru yang sedang dibahas bertujuan menurunkan kadar nikotin‑tar guna mengurangi risiko kesehatan bagi konsumen. Namun, produsen rokok mengkhawatirkan dampak ekonomi, terutama bagi petani tembakau di daerah produksi utama seperti Temanggung.
Sebagai gambaran, rata‑rata kandungan nikotin pada satu gram tembakau Temanggung berkisar antara 30 mg hingga 80 mg. Data ini menunjukkan variasi yang signifikan tergantung pada varietas dan teknik pengolahan.
| Kondisi | Kandungan Nikotin (mg/gram) |
|---|---|
| Tembakau Mentah (Rata‑rata) | 30 – 80 |
| Tembakau Terproses (Setelah Pengeringan) | 40 – 90 |
Berikut poin‑poin utama yang disampaikan Gappri kepada pemerintah:
- Penetapan batas nikotin‑tar harus selaras dengan kemampuan produksi bahan baku lokal.
- Diperlukan kajian dampak ekonomi terhadap petani dan industri rokok domestik.
- Perlu adanya fase transisi yang memberikan waktu bagi produsen untuk menyesuaikan proses produksi.
- Pengembangan teknologi pengolahan yang dapat menurunkan kadar nikotin‑tar tanpa mengorbankan kualitas produk.
Gappri juga mengusulkan agar pemerintah membentuk forum konsultasi yang melibatkan perwakilan petani, produsen, dan lembaga kesehatan untuk merumuskan regulasi yang seimbang antara kepentingan kesehatan publik dan keberlanjutan industri rokok nasional.
Jika regulasi baru diterapkan tanpa mempertimbangkan faktor‑faktor tersebut, diperkirakan akan terjadi penurunan pasokan tembakau domestik, meningkatnya impor bahan baku, serta potensi kehilangan lapangan kerja di sektor pertanian dan manufaktur.
Dengan demikian, Gappri menyerukan pemerintah untuk meninjau kembali rencana perubahan batas nikotin‑tar, sambil memastikan bahwa kebijakan tersebut tetap mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan keberlanjutan industri rokok Indonesia.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet