Fokus pada Nilai Tambah, Prabowo Dorong Hilirisasi Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

LintasWarganet.com – 01 Mei 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menekankan pentingnya hilirisasi produk dan peningkatan nilai tambah sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam sebuah pernyataan terbaru, Prabowo menegaskan bahwa strategi tersebut menjadi kunci untuk mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah dan memperkuat posisi Indonesia di rantai nilai global.

Satgas Hilirisasi, yang dibentuk khusus untuk mengkaji teknologi dan kebijakan terkait, terus melakukan evaluasi mendalam terhadap berbagai sektor industri, termasuk pertambangan, pertanian, dan manufaktur. Tim ini menelaah potensi teknologi baru, kebijakan fiskal, serta skema insentif yang dapat mempercepat proses pengolahan bahan mentah menjadi produk akhir yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

Langkah-langkah strategis yang diusulkan

  • Peningkatan investasi dalam riset dan pengembangan (R&D) untuk menciptakan teknologi hilirisasi yang sesuai dengan kondisi domestik.
  • Penyediaan insentif fiskal berupa pengurangan pajak bagi perusahaan yang mengadopsi proses hilirisasi.
  • Pengembangan infrastruktur pendukung seperti pelabuhan, kawasan industri, dan jaringan logistik yang memadai.
  • Kolaborasi dengan lembaga pendidikan untuk menyiapkan tenaga kerja terampil dalam bidang teknologi pengolahan.

Dengan mengimplementasikan langkah‑langkah tersebut, diharapkan Indonesia dapat meningkatkan kontribusi sektor hilirisasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Data terbaru menunjukkan bahwa nilai tambah industri masih berada di bawah rata‑rata regional, sehingga ada ruang signifikan untuk perbaikan.

Prabowo juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, swasta, dan akademisi. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berperan aktif dalam menciptakan ekosistem yang kondusif, sehingga proses hilirisasi tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi motor penggerak nyata bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif.