LintasWarganet.com – 14 Mei 2026 | Industri film Indonesia tengah bergolak dengan serangkaian rilis baru, jadwal tayang yang padat, serta kolaborasi seni lintas media yang mengundang perhatian publik. Dari layar lebar di Surabaya hingga proyek animasi internasional, serta instalasi seni yang meniru atmosfer horor, semua menjadi sorotan utama minggu ini.
Jadwal Bioskop Surabaya Hari Ini
Surabaya menawarkan tujuh jaringan bioskop dengan harga tiket kompetitif, meliputi CGV Marvell City, CGV Maspion Square, Cinepolis City Of Tomorrow (CITO), Grand City XXI, Lenmarc XXI, Movimax Kaza City Mall, dan Transmart Ngagel XXI. Berikut rangkuman film yang diputar pada Kamis, 14 Mei 2026:
| Bioskop | Film | Format | Harga Tiket | Jam Tayang |
|---|---|---|---|---|
| CGV Marvell City | TOP GUN (Re‑release) | 2D Regular | Rp 36.000 | 12:15 WIB |
| CGV Marvell City | Top Gun: Maverick (Re‑release) | 2D Regular | Rp 36.000 | 21:05 WIB |
| CGV Marvell City | Mortal Kombat II | 4DX | Rp 80.000 | 12:20, 19:45 WIB |
| CGV Maspion Square | Salmokji: Whispering Water | 2D Regular | Rp 37.000 | 11:00 WIB |
| CGV Maspion Square | Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan | 2D Regular | Rp 37.000 | 12:00, 14:20, 16:40, 19:00, 21:20 WIB |
Selain judul‑judul di atas, masing‑masing bioskop menayangkan film drama, komedi, hingga horor yang melengkapi selera penonton lokal.
Imam Darto Tingkatkan Fokus pada Penyutradaraan
Komedian sekaligus aktor Imam Darto kini mempertegas komitmen sebagai sutradara. Setelah sukses menggarap film “Modal Nekat” (2024) dan “Modual Nekat” (2025), ia kembali menyiapkan film ketiga berjudul “Gudang Merica” yang menampilkan Ardhito Pramono dan Fatih Unru. Meski “Gudang Merica” belum dirilis, Darto telah mengumumkan proyek horor komedi berikutnya bersama MVP Pictures. Dalam sebuah konferensi pers di XXI Epicentrum, ia menyatakan target utama: menghasilkan film yang menembus angka box office satu juta penonton sekaligus tetap menghargai reaksi penonton di dalam bioskop.
Film Horor “Hokum” Siapkan Ketegangan
Film horor internasional “Hokum” menjadi perbincangan hangat di kalangan penikmat genre. Disutradarai oleh Damian McCarthy, film ini mengisahkan penulis novel (diperankan Adam Scott) yang mengunjungi sebuah hotel tua di Irlandia untuk menaburkan abu orang tuanya. Di sana, ia dihadapkan pada rangkaian kejadian supranatural yang menguji kondisi mentalnya. Kritik menyoroti atmosfer gelap yang mengingatkan pada “The Shining” dan “1408”, serta penampilan intens Adam Scott yang menyatu dengan tema kehilangan, trauma, dan kesepian. “Hokum” diproduksi oleh Neon dan mencatat skor tinggi di Rotten Tomatoes, menjadikannya alternatif segar di tengah maraknya adaptasi horor modern.
Animasi Bong Joon Ho “Ally” Siap Terbang ke Layar
Bong Joon Ho, sutradara legendaris Korea, tengah menyiapkan film animasi pertamanya berjudul “Ally”. Cerita mengikuti cumi‑cumi kecil bernama Ally yang bermimpi melihat cahaya matahari dan menjadi bintang dokumenter satwa liar. Petualangan ini terganggu ketika sebuah pesawat misterius jatuh, memaksa Ally menembus kedalaman laut menuju permukaan. Produksi dijadwalkan selesai awal 2027 dan direncanakan tayang perdana akhir 2027. Pengisi suara yang dikontrak meliputi Bradley Cooper, Dave Bautista, Ayo Edebiri, Finn Wolfhard, Alex Jayne Go, Rachel House, serta sutradara Werner Herzog. Distribusi internasional meliputi wilayah Indonesia melalui kerja sama CJ ENM dan Penture.
Instalasi Seni “Ghost In The Cell” Memukau Penonton
Joko Anwar memperluas dunia film “Ghost In The Cell” menjadi sebuah instalasi seni imersif berjudul “Macabre Art Installation Ghost In The Cell”. Pameran yang berlangsung 16–22 Mei 2026 di Nirmana Falatehan menampilkan visual gelap, simbolisme kematian, serta elemen horor psikologis yang dirancang oleh enam ilustrator Indonesia: Anwita Citriya, Benediktus Budi, Benny Bennos Kusnoto, Coki Greenway, Hafidzjudin, dan Rudy AO. Pengunjung dapat merasakan atmosfer menegangkan yang biasanya hanya didapatkan lewat layar lebar, menjadikan instalasi ini sebagai strategi promosi unik sekaligus wadah bagi seniman visual lokal mengekspresikan gaya horor eksperimental.
Kesimpulannya, minggu ini menandai momentum penting bagi industri hiburan Indonesia. Penonton Surabaya dapat menikmati jadwal film yang beragam, sementara sutradara lokal seperti Imam Darto mengejar ambisi box office. Di panggung internasional, karya horor “Hokum” dan animasi “Ally” menambah ragam pilihan bagi pecinta sinema, sedangkan instalasi “Ghost In The Cell” menunjukkan sinergi antara perfilman dan seni rupa yang semakin kreatif.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet