LintasWarganet.com – 18 April 2026 | Demak menjadi panggung utama bagi perayaan yang menonjolkan peran serta kreativitas perempuan pesisir. Acara yang berlangsung selama tiga hari ini mempertemukan warga setempat, aktivis perempuan, serta organisasi lingkungan untuk menampilkan busana yang terbuat dari serat alami dan diproduksi dengan pewarna tradisional.
Berbagai workshop diadakan, meliputi teknik menenun serat kelapa, pembuatan pewarna dari kulit kayu, serta pelatihan pengelolaan sampah laut. Peserta dapat langsung mempraktikkan cara mengolah limbah menjadi bahan baku tekstil, sehingga mengurangi ketergantungan pada bahan sintetis.
- Busana tradisional: Setiap pakaian menampilkan motif laut yang terinspirasi oleh ombak dan kehidupan laut.
- Diskusi panel: Aktivis perempuan membahas tantangan perubahan iklim dan upaya adaptasi komunitas pesisir.
- Pasar kreatif: Produk hasil kerajinan ditawarkan kepada pengunjung, mendukung ekonomi lokal.
Panitia festival menekankan bahwa tujuan utama adalah meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian ekosistem pesisir sekaligus memberdayakan perempuan melalui ekonomi kreatif. “Kami ingin menunjukkan bahwa budaya dapat bertransformasi menjadi solusi lingkungan,” ujar salah satu koordinator acara.
Acara ini juga menjadi ajang pertukaran pengetahuan antara generasi muda dan tokoh adat, memastikan bahwa nilai-nilai kearifan lokal tetap terjaga sambil mengintegrasikan inovasi berkelanjutan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet