Ekonomi Sepekan: Rupiah Melemah hingga Kenaikan Harga Pertamax
Ekonomi Sepekan: Rupiah Melemah hingga Kenaikan Harga Pertamax

Ekonomi Sepekan: Rupiah Melemah hingga Kenaikan Harga Pertamax

LintasWarganet.com – 13 Juni 2026 | Pasar keuangan Indonesia mengalami tekanan signifikan selama seminggu terakhir, ditandai dengan pelemahan nilai tukar rupiah dan kenaikan harga bahan bakar jenis Pertamax. Kedua dinamika ini berimbas pada biaya hidup masyarakat serta sentimen investor.

Pelemahan Rupiah

Rupiah tercatat melemah terhadap dolar Amerika Serikat dalam beberapa sesi perdagangan. Pada Senin, kurs USD/IDR berada di kisaran 15.750, naik menjadi sekitar 15.950 pada hari Jumat. Faktor eksternal seperti kebijakan moneter Amerika, aliran modal keluar, serta data inflasi domestik yang masih tinggi menjadi penyumbang utama.

Hari Kurs USD/IDR
Senin 15.750
Rabu 15.830
Jumat 15.950

Kenaikan Harga Pertamax

Harga bahan bakar minyak jenis Pertamax mengalami kenaikan pada hari Kamis, naik Rp200 per liter menjadi Rp10.500. Kenaikan ini dipicu oleh penyesuaian tarif pada sektor energi nasional serta tekanan pada harga minyak mentah dunia.

  • Kenaikan harga Pertamax sebesar 2,0% dibandingkan minggu sebelumnya.
  • Harga Solar naik Rp150 per liter menjadi Rp7.900.
  • Pemerintah menegaskan bahwa penyesuaian harga bersifat sementara dan akan dipantau secara berkala.

Dampak pada Konsumen dan Bisnis

Penurunan nilai rupiah meningkatkan biaya impor, khususnya bahan baku industri dan barang konsumsi. Sementara itu, kenaikan harga Pertamax menambah beban transportasi, yang pada gilirannya dapat memicu kenaikan harga barang di pasar domestik.

Bank Indonesia mengingatkan bahwa volatilitas nilai tukar masih tinggi dan mengharapkan kebijakan moneter yang mendukung stabilitas harga. Pemerintah juga berjanji akan memperkuat cadangan devisa serta mengoptimalkan subsidi energi guna meredam tekanan inflasi.