Edukasi ‘Gurih Mass’ Turunkan Angka Kematian Ibu Hamil di Banyumas

LintasWarganet.com – 17 April 2026 | Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, meluncurkan program edukasi gizi bernama “Gurih Mass” sebagai upaya konkret menurunkan angka kematian ibu hamil. Program ini menitikberatkan pada penyuluhan pola makan seimbang, demonstrasi masakan bergizi, serta pemantauan kesehatan ibu selama kehamilan.

Berikut langkah‑langkah utama yang diterapkan dalam program ini:

  • Penyuluhan Gizi: Tim medis dan ahli gizi mengadakan sesi edukasi di puskesmas dan balai desa, membahas kebutuhan kalori, protein, zat besi, dan asam folat bagi ibu hamil.
  • Demo Memasak: Setiap minggu, peserta diajarkan cara menyiapkan makanan tradisional yang kaya nutrisi, seperti sayur bayam, ikan lele, dan jagung manis, dengan bumbu yang tetap mempertahankan cita rasa “gurih”.
  • Pemeriksaan Rutin: Ibu hamil yang mengikuti program diwajibkan melakukan pemeriksaan tekanan darah, kadar hemoglobin, dan USG secara berkala.
  • Pemberian Suplemen: Selain makanan, suplemen zat besi dan vitamin diberikan secara gratis untuk mengatasi defisiensi gizi.
  • Monitoring dan Evaluasi: Data kehamilan dan hasil pemeriksaan dicatat dalam sistem digital untuk memudahkan pemantauan progres masing‑masing peserta.

Hasil awal menunjukkan peningkatan pengetahuan gizi pada 78% peserta, serta penurunan kasus anemia dari 32% menjadi 18% dalam enam bulan pertama pelaksanaan.

“Program ini tidak hanya memberi informasi, tetapi juga mengubah kebiasaan makan sehari‑hari,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Banyumas, Dr. Hadi Supriyadi. “Kami berharap dengan dukungan aktif masyarakat, angka kematian ibu hamil dapat turun drastis dan menjadi contoh bagi daerah lain. “

Ke depan, Pemerintah Kabupaten berencana memperluas jangkauan “Gurih Mass” ke desa‑desa terpencil serta melibatkan sektor swasta dalam penyediaan bahan pangan berkualitas.