LintasWarganet.com – 21 Mei 2026 | PARIS – Sejumlah negara mengeluarkan kecaman keras atas aksi penganiayaan yang dipublikasikan oleh Menteri Sayap Kanan Israel, Itamar Ben Gvir, terhadap para peserta Global Sumud Flotilla 2.0. Video yang diunggah Ben Gvir memperlihatkan penangkapan, penyiksaan, dan perlakuan intimidasi terhadap aktivis-aktivis yang menolak kebijakan keamanan Israel di wilayah pendudukan.
Insiden tersebut memicu reaksi diplomatik dari berbagai pemerintah dan organisasi internasional. Mereka menuntut agar para aktivis yang ditangkap segera dibebaskan dan menegaskan pentingnya perlindungan hak asasi manusia dalam setiap tindakan keamanan.
Berikut beberapa negara dan entitas yang secara tegas mengecam tindakan tersebut:
- Amerika Serikat – Menyatakan keprihatinan mendalam dan meminta Israel meninjau kembali prosedur penahanan.
- Uni Eropa – Menyerukan investigasi independen dan penghentian semua bentuk penyiksaan.
- Australia – Mengutuk pelanggaran hak asasi manusia dan meminta pembebasan segera para aktivis.
- Kanada – Menyatakan dukungan kepada korban dan menuntut pertanggungjawaban.
- Organisasi Hak Asasi Manusia Internasional – Mengingatkan akan konvensi internasional yang melarang penyiksaan.
Global Sumud Flotilla 2.0 merupakan inisiatif lintas negara yang menyoroti penindasan terhadap warga sipil di wilayah konflik. Para peserta, yang terdiri dari aktivis, jurnalis, dan relawan, berusaha menarik perhatian dunia terhadap situasi kemanusiaan yang memburuk.
Penangkapan dan perlakuan keras yang ditunjukkan dalam video Ben Gvir menimbulkan pertanyaan serius mengenai kepatuhan Israel terhadap standar internasional tentang penanganan demonstran. Sejumlah pengamat menilai bahwa tindakan ini dapat memperparah ketegangan di kawasan dan menghambat upaya diplomatik yang sedang berlangsung.
Di tengah tekanan internasional, pemerintah Israel belum memberikan klarifikasi resmi mengenai alasan di balik penangkapan tersebut. Sementara itu, para aktivis yang masih ditahan menunggu proses hukum yang adil, sementara komunitas internasional terus menuntut transparansi dan akuntabilitas.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet