LintasWarganet.com – 21 Juni 2026 | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengumumkan rencana pengembangan kawasan Dukuh Atas menjadi simpul transportasi terpadu yang menghubungkan beberapa moda transportasi utama di ibukota.
Kawasan ini saat ini sudah menjadi titik pertemuan antara MRT Jalur 1, LRT Jabodebek, KRL (Kereta Rel Listrik) Commuter Line, serta jaringan TransJakarta Bus Rapid Transit (BRT). Rencana integrasi akan menambah fasilitas jalur sepeda, trotoar lebar, dan ruang komersial yang terhubung langsung dengan stasiun‑stasiun tersebut.
Beberapa langkah utama dalam proyek ini meliputi:
- Pembangunan terowongan pejalan kaki berpendingin yang menghubungkan platform MRT, LRT, dan KRL.
- Penyatuan sistem tiket menggunakan kartu terintegrasi yang dapat dipakai untuk semua moda.
- Peningkatan kapasitas stasiun dengan penambahan pintu masuk, eskalator, dan lift untuk memudahkan mobilitas penyandang disabilitas.
- Penyediaan area komersial, ruang publik, dan taman kecil sebagai tempat istirahat penumpang.
- Integrasi jaringan bus feeder yang melayani area sekitar Dukuh Atas.
Anggaran yang dialokasikan untuk proyek ini diperkirakan mencapai beberapa triliun rupiah, dengan target penyelesaian tahap pertama pada akhir 2025 dan penyelesaian penuh pada awal 2027.
Dengan beroperasinya simpul transportasi terpadu ini, diharapkan penurunan signifikan pada tingkat kemacetan di jalur‑jalur utama Jakarta, peningkatan kepuasan penumpang, serta dorongan pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitarnya melalui peningkatan aksesibilitas.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet