LintasWarganet.com – 25 Mei 2026 | Stadion Kras di Volendam menjadi saksi pertarungan sengit pada Minggu, 24 Mei 2026, ketika Ajax Amsterdam dan FC Utrecht bertemu dalam babak final play-off untuk satu slot terakhir di fase grup Liga Konferensi UEFA 2026/2027. Pertandingan yang berakhir 1-1 setelah perpanjangan waktu berlanjut ke adu penalti, di mana Ajax berhasil menang 4-3 berkat aksi gemilang kiper Indonesia Maarten Paes.
Jalannya Pertandingan
Selama 90 menit reguler, kedua tim berjuang keras namun tidak mampu memecah kebuntuan. Ajax mengandalkan serangan cepat melalui Davy Klaassen dan Wout Weghorst, sementara Utrecht menekan lewat Sébastien Haller dan Souffian El Karouani. Gol pertama tercipta pada menit ke-96 di perpanjangan waktu ketika kapten Ajax Davy Klaassen menyalip pertahanan Utrecht dan memanfaatkan bola lepas di dalam kotak penalti. Namun, kegembiraan Ajax segera terbelah ketika menit ke-106, Gjivai Zechiel (atau disebut juga Gjivai Zechiël dalam beberapa laporan) menyamakan kedudukan untuk Utrecht dengan tembakan yang tak terhalang.
Adu Penalti yang Menegangkan
Dengan hasil imbang 1-1, keputusan harus ditentukan melalui serangkaian tendangan penalti. Utrecht memulai dengan Sébastien Haller yang gagal mengeksekusi tembakan pertamanya, menambah tekanan pada tim Belanda utara. Ajax menjawab dengan empat eksekutor sukses: Anton Gaaei, Mika Godts, Wout Weghorst, dan Davy Klaassen, masing‑masing menambah keunggulan.
Ketika giliran Utrecht kembali, Souffian El Karouani berusaha menyeimbangkan peluang, namun Maarten Paes melompat ke kiri dan menepis tendangan tersebut dengan reflek luar biasa. Penyelamatan terakhir Paes menjadi titik krusial yang memastikan kemenangan 4-3 bagi Ajax.
Peran Kunci Maarten Paes
Maarten Paes, yang baru bergabung dengan Ajax pada Februari 2026, menunjukkan kelas dunia sejak debutnya. Pada menit ke‑2, ia melakukan penyelamatan penting dari sundulan Siebe Horemans, dan lima menit kemudian kembali menolak tendangan Souffian El Karouani. Aksi-aksi ini menegaskan posisi Paes sebagai pahlawan malam itu, sekaligus menegaskan kepercayaan diri Ajax untuk melangkah ke kompetisi Eropa.
Strategi Pelatih dan Susunan Pemain
Pelatih Ajax Óscar García menampilkan formasi 4‑3‑3 dengan beberapa penyesuaian taktik. Maarten Paes kembali menjadi kiper utama, sementara Anton Gaaei dan Lucas Rosa mengisi sayap kanan‑kiri. Aaron Bouwman dan Youri Baas dipilih sebagai bek tengah, menggantikan opsi lain yang lebih muda. Di lini tengah, Davy Klaassen, Jorthy Mokio, dan Youri Regeer mengatur ritme permainan, sementara Kasper Dolberg mengambil peran utama di depan sebagai striker, menggantikan Sean Steur yang hanya masuk cadangan.
Utrecht menurunkan formasi yang dipimpin oleh kiper Vasilios Barkas, dengan barisan pertahanan yang meliputi Vesterlund, Van der Hoorn, Eerdhuijzen, dan El Karouani. Lini tengah didominasi oleh Horemans, Zechiel, dan De Wit, sementara lini serang mengandalkan Haller, Cathline, Stepanov, dan Karlsson.
Insiden Penonton dan Suasana Stadion
Setelah tendangan penentu, suporter Ajax berhasil menerobos pengamanan dan berlarian ke lapangan, memaksa wawancara dengan kapten Utrecht Mike van der Hoorn di ESPN terpotong secara mendadak. Van der Hoorn menyatakan kekecewaannya atas hasil tersebut, menyebut adu penalti “seperti undian”. Kejadian ini menambah warna dramatis pada malam yang sudah penuh ketegangan.
Implikasi Kemenangan Ajax
Kemenangan ini memastikan Ajax akan berpartisipasi di Liga Konferensi UEFA 2026/2027, memasuki babak awal pada putaran preliminari kedua. Jadwal lawan Ajax akan diungkap pada 17 Juni, dengan pertandingan dijadwalkan pada 23 dan 30 Juli. Bagi Ajax, pencapaian ini mengakhiri musim yang “buruk” namun menunjukkan tekad tim untuk tetap bersaing di panggung Eropa.
Utrecht, meski harus menelan kegagalan, tetap menunjukkan kualitas dengan menahan Ajax hingga adu penalti. Pelatih Ron Jans mengakui keunggulan Ajax namun menilai timnya sudah memberikan segalanya.
Dengan hasil ini, Ajax menambah satu capaian penting dalam sejarahnya, sementara Maarten Paes menegaskan posisinya sebagai kiper andalan dan simbol kebanggaan bagi penggemar sepak bola Indonesia.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet