LintasWarganet.com – 30 Maret 2026 | Pekan ke-22 Liga 2 Indonesia (musim 2025/2026) menyajikan aksi yang penuh liku bagi para tim di Grup 1. Pertandingan-pertandingan yang berlangsung pada akhir minggu lalu menimbulkan pergeseran signifikan dalam klasemen, memperlebar jarak antara pemuncak klasemen dan tim-tim yang berjuang menghindari zona degradasi.
Ringkasan Pekan ke-22
- PSMS Medan vs PSPS Pekanbaru berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang pada Sabtu 28 Maret 2026. Titik satu yang diraih PSMS tidak cukup untuk menutup jarak dengan pemimpin.
- Adhyaksa FC mengalahkan Sumsel United 3-2 di Banten Internasional Stadium, Serang. Kemenangan ini memperkuat posisi puncak mereka.
- Persikad Depok menumpas Persekat Tegal dengan skor telak 4-1 di Stadion Pakansari, Bogor pada Jumat 27 Maret.
- Persiraja Banda Aceh berhasil menang 2-1 atas Sriwijaya FC, menambah tiga poin penting.
- Garudayaksa FC menggebrak FC Bekasi City dengan hasil 4-0, menempel ketat pada Adhyaksa FC di puncak klasemen.
Klasemen Grup 1 setelah Pekan ke-22
| Pos | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Adhyaksa FC | 43 |
| 2 | Garudayaksa FC | 41 |
| 3 | Sumsel United | 37 |
| 4 | FC Bekasi City | 36 |
| 5 | Persiraja Banda Aceh | 34 |
| 6 | PSMS Medan | 30 |
| 7 | Persikad Depok | 29 |
| 8 | PSPS Pekanbaru | 25 |
| 9 | Persekat Tegal | 22 |
| 10 | Sriwijaya FC | 2 |
Dengan poin yang hanya 13 poin di bawah Adhyaksa FC, PSMS Medan kini berada dalam zona menengah‑bawah yang rawan. Sementara Persiraja Banda Aceh berhasil menutup jarak dengan tim-tim papan atas, menambah intensitas persaingan.
Persaingan Promosi ke Liga 1 2025/2026
Sementara grup 1 berjuang untuk posisi promosi, kompetisi Liga 2 secara keseluruhan menyiapkan tiga tiket emas ke Liga 1 musim depan. Menurut regulasi, dua tim puncak tiap grup otomatis lolos ke final dan dijamin promosi, sedangkan tim peringkat kedua berhadapan dalam play‑off untuk tiket ketiga.
Di grup lain, Bhayangkara Presisi FC telah mengamankan satu tiket promosi usai menahan imbang Persijap Jepara 0-0 pada 12 Februari 2025. Di grup A, PSIM Yogyakarta memimpin klasemen dan berada selangkah lagi untuk meraih tiket otomatis. Pertarungan antara tim‑tim ini menambah drama di akhir musim, terutama bagi tim‑tim yang masih berjuang di zona tengah klasemen.
Prediksi dan Dampak Bagi Tim‑Tim Kunci
Jika Adhyaksa FC dapat mempertahankan performa ofensifnya, mereka diprediksi akan menutup musim dengan selisih poin yang cukup luas atas pesaing terdekat. Namun, Garudayaksa FC, yang baru saja mencatat kemenangan 4-0, memiliki potensi untuk menutup jarak dalam beberapa pekan terakhir.
PSMS Medan harus memperbaiki pertahanan setelah kebobolan dalam 1-1 melawan PSPS Pekanbaru. Kegagalan meraih kemenangan di pertandingan-pertandingan krusial dapat menjerumuskan mereka ke zona degradasi, yang melibatkan empat tim terbawah yang akan masuk ke play‑off degradasi.
Persiraja Banda Aceh, dengan tiga poin tambahan, kini menempati posisi kelima. Jika mereka mampu menambah konsistensi, peluang untuk menembus zona promosi tidak dapat dikesampingkan. Sementara Persikad Depok, meski mencetak empat gol dalam satu laga, masih harus memperbaiki hasil di laga berikutnya untuk menghindari persaingan sengit dengan PSMS Medan.
Secara keseluruhan, pekan ke-22 menegaskan bahwa Liga 2 Indonesia tetap menjadi panggung penuh kejutan. Pertarungan di puncak klasemen, persaingan tengah yang rapat, serta ancaman degradasi menjanjikan aksi-aksi menarik menjelang penutupan musim. Penggemar sepak bola tanah air dapat menantikan babak penentuan akhir yang penuh ketegangan, di mana setiap poin menjadi sangat berharga bagi tim‑tim yang mengincar promosi ke kasta tertinggi atau sekadar berjuang bertahan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet