Drama Menegangkan di Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss Imbang 1-1, Brasil dan Amerika Serikat Tunjukkan Gaya Bermain
Drama Menegangkan di Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss Imbang 1-1, Brasil dan Amerika Serikat Tunjukkan Gaya Bermain

Drama Menegangkan di Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss Imbang 1-1, Brasil dan Amerika Serikat Tunjukkan Gaya Bermain

LintasWarganet.com – 14 Juni 2026 | Kekalahan tipis dan gol dramatis menghiasi agenda Piala Dunia 2026 pada Minggu, 14 Juni 2026. Laga-laga pembuka grup menampilkan aksi-aksi menegangkan, tak terkecuali duel Qatar melawan Swiss yang berakhir imbang 1-1 setelah gol penyelamat Boualem Khoukhi pada injury time. Sementara itu, Brasil harus berbagi poin dengan Maroko, dan Amerika Serikat mencatat kemenangan telak 4-1 atas Paraguay.

Di Levi’s Stadium, Santa Clara, Swiss membuka pertandingan dengan tekanan intens sejak peluit pertama. Pada menit ke-17, kiper Qatar Mahmud Abunada menjatuhkan Remo Freuler di dalam kotak penalti, memberi Murat Yakin kesempatan mengeksekusi tendangan bebas. Breel Embolo mengeksekusi penalti dengan tenang, mengantarkan Swiss memimpin 1-0. Selama sisa babak pertama, Swiss terus mengancam, namun kiper Qatar tetap sigap menahan serangan, meski dua kartu kuning diberikan kepada Mahmoud Abunada dan Jassem Gaber.

Pada babak kedua, Swiss memperkuat dominasi dengan serangan-serangan berulang dari Granit Xhaka, Denis Zakaria, dan Ruben Vargas. Namun, pertahanan Qatar tetap kokoh dan menahan tekanan. Menjelang akhir pertandingan, pada menit 90+4, Boualem Khoukhi berhasil menyundul bola hasil umpan silang ke tiang kanan atas gawang, menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor tersebut bertahan hingga peluit akhir, memberikan Qatar satu poin penting dalam Grup B.

Berikut susunan pemain kedua tim:

  • Qatar (4-3-3): Mahmud Abunada; Al‑Oui, Pedro Miguel, Khoukhi, Ahmed, Laye; Gaber, Madibo, Abdurisag; Edmilson, Afif.
  • Swiss (3-4-3): Gregor Kobel; Manuel Akanji, Elvedi, Ricardo Rodríguez; Aebischer, Zakaria, Freuler, Xhaka; Ndoye, Vargas; Breel Embolo.

Di New York, Brazil menghadapi Maroko dalam laga pertama Grup A. Maroko memanfaatkan umpan terobosan Brahim Diaz untuk membuka keunggulan lewat Ismail Saibari pada menit ke-21. Brasil tidak tinggal diam; Vinícius Jr menembus pertahanan Maroko dengan kecepatan sayap kanan, kemudian menyalurkan tembakan terukur yang mengubah skor menjadi 1-1 pada menit ke-33. Gol ini menjadi penyeimbang dan bertahan hingga akhir pertandingan, menandai poin pertama Brasil di turnamen.

Sementara itu, di Inglewood, California, Amerika Serikat menampilkan permainan menyerang yang mengesankan melawan Paraguay. Gol pertama muncul secara tidak sengaja pada menit ke-7 ketika kiper Paraguay Damian Bobadilla menendang bola ke gawangnya sendiri. Tak lama kemudian, pada menit ke-31, Folarin Balogun memanfaatkan umpan dari Christian Pulisic untuk menggandakan keunggulan AS. Balogun menambah satu lagi pada menit tambahan babak pertama (45’+5), menyelesaikan brace yang memimpin skor 3-0 pada jeda istirahat.

Pada babak kedua, Paraguay berusaha bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-73 lewat gol Mauricio setelah menerima umpan Julio Enciso. Namun, AS menambah satu gol lagi pada injury time melalui Giovanni Reyna, yang menerima umpan Alex Freeman dan mengeksekusi tembakan yang tak terhalangi kiper Paraguay. Skor akhir 4-1 memastikan Amerika Serikat menempati puncak Grup D.

Berikut rangkuman hasil utama hari ini:

Pertandingan Skor Poin
Qatar vs Swiss 1‑1 Qatar 1, Swiss 1
Brasil vs Maroko 1‑1 Brasil 1, Maroko 1
Amerika Serikat vs Paraguay 4‑1 AS 3, Paraguay 0

Hasil-hasil tersebut menambah ketegangan di masing‑masing grup. Grup B kini menjadi sangat kompetitif; Kanada dan Bosnia‑Herzegovina masing‑masing memperoleh satu poin dari hasil imbang mereka, sehingga empat tim berbagi poin yang sama. Di Grup A, Brasil dan Maroko masing‑masing mengumpulkan satu poin, sementara tim lain masih berusaha mengejar. Grup D, dengan kemenangan telak AS, memberi mereka keunggulan signifikan, meski Paraguay tetap berpeluang bangkit jika performa selanjutnya lebih konsisten.

Secara keseluruhan, hari pertama Piala Dunia 2026 menunjukkan bahwa tidak ada tim yang dapat menganggap remeh lawan, dan setiap gol, baik melalui penalti, serangan balik, atau gol injury time, dapat mengubah nasib grup. Penonton di seluruh dunia kini menantikan babak selanjutnya dengan ekspektasi tinggi, mengingat kualitas permainan dan drama yang sudah ditampilkan pada pembukaan turnamen ini.