LintasWarganet.com – 17 Mei 2026 | Sabtu malam, 16 Mei 2026, Stadion Manahan di Solo menjadi saksi konfrontasi sengit antara Persis Solo dan Dewa United dalam pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026. Laskar Sambernyawa berhasil mengamankan tiga poin penting dengan kemenangan tipis 1-0, namun pertandingan tak lepas dari sorotan keamanan setelah polisi menahan 33 suporter Persis karena penyalaan flare, petasan, dan kembang api.
Latar Belakang Pertandingan
Pertandingan berlangsung di tengah tekanan besar bagi Persis Solo yang berjuang keluar dari zona degradasi. Sebelum laga dimulai, sekelompok suporter tuan rumah membagikan majalah protes yang mengkritik manajemen klub dan pelatih, menandakan ketegangan emosional di antara pendukung.
Insiden Keamanan
Polres Kota Solo melakukan sterilisasi intensif sebelum penonton masuk stadion, termasuk body checking dan pemeriksaan barang bawaan. Meskipun sudah ada empat kotak flare yang disita sebelum kick‑off, tim keamanan tetap menemukan 32 orang yang masih membawa flare serta satu orang yang menyembunyikan petasan. Semua terdakwa dibawa ke Markas Komando (Mako) Polresta Solo untuk pembinaan, pendataan, dan foto KTP tanpa penahanan. Selain flare, polisi menyita 23 buah flare, dua smoke besar, lima smoke kecil, dua petasan flare, sembilan kembang api, serta satu botol minuman keras. Tidak ada korban jiwa atau luka-luka; insiden flare terjadi setelah peluit akhir pertandingan.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Persis menekan sejak menit pertama, namun pertahanan Dewa United, yang mengandalkan naturalisasi berkualitas seperti Ivar Jenner, Rafael Struick, dan Stefano Lilipaly, tetap solid. Pada menit ke‑15, Bruno Gomes hampir mencetak gol setelah menerima umpan jauh, namun tembakannya diselamatkan kiper Sonny Stevens.
Masuk babak kedua, Dewa United mengganti Taisei Marukawa dan Ivar Jenner dengan Hugo Gomes dan Rafael Struick untuk menambah dinamika serangan. Meskipun tekanan meningkat, Dewa United masih kesulitan menembus pertahanan disiplin Persis. Pada menit ke‑74, Hugo Gomes mendapat peluang emas melawan kiper Sonny, namun tendangannya masih dapat dihalau.
Gol penentu muncul pada menit ke‑76 melalui aksi sundulan Luca Dumancic dari tendangan sudut yang diambil oleh Andrei Alba. Tendangan sudut melengkung tepat ke depan area penalti, dan Dumancic berhasil menanduk bola tanpa terdeteksi oleh kiper lawan, mengantarkan skor 1-0 bagi Persis.
Pernyataan Pelatih dan Dampak Liga
Setelah laga, pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, memuji disiplin taktis timnya serta dukungan luar biasa dari suporter. Ia menekankan bahwa kemenangan ini krusial untuk mengumpulkan tiga poin yang dibutuhkan demi menghindari degradasi. Seslija juga menyoroti strategi bertahan yang ketat melawan tim dengan banyak pemain naturalisasi, menyatakan bahwa “konsistensi dan kepercayaan diri” menjadi kunci utama.
Di sisi lain, Dewa United turun ke peringkat keenam klasemen sementara dengan total 53 poin, sementara Persis Solo naik ke posisi 31 poin, memperkecil jarak dengan Madura United yang berada di zona aman.
Langkah Lanjutan Kepolisian
Polres Solo menegaskan bahwa semua barang bukti akan diproses lebih lanjut, dan suporter yang terlibat akan dipantau untuk mencegah insiden serupa. Kebijakan tanpa penahanan diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sekaligus menjaga hubungan baik antara aparat dan komunitas suporter.
Dengan hasil ini, Persis Solo melanjutkan perjuangannya mengamankan poin demi keluar dari zona degradasi, sementara Dewa United harus mengevaluasi taktiknya menjelang pertandingan-pertandingan berikutnya. Kejadian flare menambah catatan penting bagi otoritas liga untuk memperketat protokol keamanan demi kelancaran kompetisi di masa depan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet