LintasWarganet.com – 16 Mei 2026 | Salford City melanjutkan perjuangannya menembus final Liga Dua dengan kemenangan dramatis melawan Grimsby Town di leg kedua semifinal play‑off yang berlangsung di Peninsula Stadium, Manchester. Setelah memimpin 2‑1 pada leg pertama, Ammies sempat kembali unggul 2‑0 pada babak kedua melalui gol cepat Dan Udoh, namun Grimsby kembali menyamakan kedudukan berkat dua gol kontroversial dalam lima menit. Pertandingan kemudian masuk perpanjangan waktu, dan pada menit ke‑117 Kallum Cesay menegaskan keunggulan Salford dengan gol tunggal yang memastikan tiket ke Wembley.
Detik‑Detik Menegangkan
Leg pertama berakhir dengan skor 2‑1 untuk keunggulan Salford, memberikan mereka kepercayaan diri untuk mengamankan tempat di final. Pada babak kedua, setelah jeda istirahat, Dan Udoh memanfaatkan umpan sudut dan menanduk bola ke dalam jaring pada menit ke‑53, menambah keunggulan menjadi 3‑1 secara agregat. Namun, Grimsby Town tidak menyerah. Kieran Green menyumbang gol kepala pada menit ke‑74, yang menurut banyak pengamat menabrak lengan Jaze Kabia sebelum meluncur ke gawang. Empat menit kemudian, Jaze Kabia mencetak gol kedua, meskipun posisi offsidenya dipertanyakan oleh sebagian pihak.
Skor menjadi 2‑2 dalam leg kedua, mengikat agregat 3‑3 dan memaksa perpanjangan waktu. Kegelisahan memuncak ketika kedua tim bersaing untuk mencetak gol penentu. Pada menit ke‑117, Cesay, yang sebelumnya menjadi pencetak gol pada leg pertama, menemukan ruang di dalam kotak penalti dan mengeksekusi tembakan yang tak dapat dibendung kiper Grimsby, menjadikan skor akhir 4‑3 untuk Salford City.
Reaksi dan Emosi
Pelatih Salford, Karl Robinson, tidak menahan emosinya saat mengungkapkan rasa terima kasih kepada pemainnya, terutama Kallum Cesay. Robinson menyoroti perjuangan pribadi Cesay yang baru saja kehilangan ayahnya dan harus pulih dari cedera panjang. “Jika saya menulis skenario, itu akan untuk Kallum Cesay,” ujar Robinson kepada Sky Sports, menambahkan bahwa keberanian dan ketangguhan mental pemain muda itu menjadi inspirasi bagi seluruh tim.
Suasana stadion berubah menjadi riuh ketika para pendukung Salford menginvasi lapangan setelah peluit akhir. Para legenda Manchester United, Paul Scholes dan Nicky Butt, yang hadir menyaksikan pertandingan, juga memberikan sorakan untuk kemenangan dramatis tersebut.
Statistik Kunci
- Gol Salford: Dan Udoh (53′), Kallum Cesay (117′ ET)
- Gol Grimsby: Kieran Green (74′), Jaze Kabia (78′)
- Skor agregat: Salford City 4 – 3 Grimsby Town
- Venue: The Peninsula Stadium, Manchester
Dengan kemenangan ini, Salford City akan bertemu Notts County di final play‑off pada hari libur Bank Holiday di Stadion Wembley, berpeluang naik ke Liga Satu. Jika berhasil, ini akan menjadi promosi pertama mereka sejak bergabung dengan English Football League pada tahun 2019.
Salford City di Kancah Lebih Luas
Sementara keberhasilan di lapangan menjadi sorotan utama, kota Salford juga merayakan tonggak penting lain. Tahun ini menandai seratus tahun sejak kota menerima Royal Charter, sebuah perayaan yang menyoroti transformasi ekonomi dan budaya. Selama satu dekade terakhir, Salford telah mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar £10,7 miliar, menambah lebih dari 55.000 lapangan pekerjaan, dan mengukir reputasi sebagai pusat inovasi digital berkat MediaCityUK serta proyek regenerasi ambisius seperti Middlewood Locks.
Pencapaian olahraga ini menambah kebanggaan kota yang sedang menatap masa depan. Kesuksesan Salford City tidak hanya mencerminkan kerja keras tim, tetapi juga semangat kolektif yang mengalir di seluruh komunitas, dari sektor bisnis hingga budaya.
Keberanian, tekad, dan dukungan tak henti‑hentinya dari pendukung menjadikan Salford City layak disebut sebagai simbol kebangkitan modern. Pertandingan melawan Grimsby Town akan dikenang sebagai contoh bagaimana determinasi dapat mengubah nasib, dan kini tim bersiap menatap Wembley dengan harapan menambah sejarah baru bagi kota dan klub.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet