LintasWarganet.com – 19 Mei 2026 | Manchester United berhasil menumbangkan Nottingham Forest dengan skor tipis 3-2 dalam laga Premier League yang berlangsung pada Minggu (17/5) malam di Old Trafford. Pertandingan yang dipimpin wasit Michael Salisbury ini menjadi sorotan utama bukan hanya karena alur seru lima gol, melainkan juga kontroversi keputusan VAR yang akhirnya diakui sebagai kesalahan oleh PGMO.
Rangkaian Gol dan Momen Penting
Babak pertama dimulai dengan serangan cepat United. Pada menit keenam, bek kiri Luke Shaw mencetak gol pembuka setelah memanfaatkan umpan pendek di sisi kiri lapangan. Keunggulan United tetap 1-0 hingga jeda istirahat.
Babak kedua berubah menjadi duel sengit. Pada menit ke-53, striker Forest, Morato, menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan. Sekitar dua menit kemudian, Matheus Cunha mengembalikan keunggulan United dengan memanfaatkan rebound setelah tembakan Bryan Mbeumo diblokir. Gol tersebut menimbulkan kebingungan karena bola sebelumnya menyentuh lengan Bryan Mbeumo, yang memicu kontroversi handball.
Tak lama setelahnya, Bryan Mbeumo menambah gol keunggulan United pada menit ke-76, namun hanya dua menit kemudian Morgan Gibbs-White mengeksekusi gol balasan, mengembalikan hasil menjadi 3-2. Gol terakhir datang dari United, memastikan kemenangan tiga poin.
Kontroversi Handball dan Keputusan VAR
Insiden yang menjadi inti perdebatan terjadi pada aksi build‑up menuju gol Matheus Cunna. Saat Mbeumo berusaha mengontrol bola, bola memantul dari kakinya ke lengan yang berada di dekat tubuhnya, kemudian memantul kembali ke tanah dan memungkinkan tembakan. VAR mengirimkan sinyal kepada wasit bahwa terjadi pelanggaran handball, namun Michael Salisbury memutuskan bahwa kontak tersebut bersifat tidak disengaja dan membiarkan gol tetap berdiri.
Keputusan tersebut menuai kritik tajam dari mantan wasit Premier League, Dermot Gallagher, yang menilai Mbeumo secara jelas mengontrol bola dengan lengan dan memperoleh keuntungan. Gallagher menuturkan bahwa keputusan Salisbury tampak dipengaruhi oleh kebijakan baru yang menganggap kontak bola dengan lengan bersifat otomatis accidental bila terjadi bersamaan dengan tubuh.
Howard Webb, kepala ofisial PGMO, kemudian menghubungi kedua klub dan mengakui adanya kesalahan penilaian. PGMO menyatakan bahwa seharusnya gol tersebut dinyatakan tidak sah, menegaskan kembali bahwa standar handball masih menjadi topik perdebatan di antara klub, pemain, dan penggemar.
Reaksi Tim dan Suporter
Vitor Pereira, manajer Forest, mengungkapkan kekecewaannya, menyebut keputusan handball sebagai faktor penentu hasil akhir. Di sisi lain, suporter United memuji semangat juang tim, terutama aksi perayaan goalkeeper Senne Lammens yang berlari menyeberangi lapangan untuk memberi selamat kepada Bruno Fernandes yang mencatat assist ke-20, menyamai rekor Kevin De Bruyne dan Thierry Henry.
Perayaan Lammens menjadi viral di media sosial, menandakan kebersamaan tim dan penghargaan terhadap pencapaian Fernandes. Beberapa fans menuliskan komentar seperti “Lammens datang menyalami Bruno, vibesnya immaculate” dan “Ini klub yang penuh cinta”.
Statistik Penting
- Pencetak gol United: Luke Shaw (6′), Matheus Cunha (55′), Bryan Mbeumo (76′)
- Pencetak gol Forest: Morato (53′), Morgan Gibbs-White (78′)
- Kartu kuning: Casemiro (United), Luke Shaw (United), Elliot Anderson (Forest)
- Peringkat sementara: United 3rd dengan 68 poin, selisih 6 poin dari Aston Villa (4th); Forest 16th dengan 43 poin
Kesimpulan
Kemenangan 3-2 atas Nottingham Forest memberikan Manchester United tiga poin penting untuk memperkuat posisi tiga besar klasemen Premier League. Namun, keputusan VAR yang dipertahankan meski kemudian diakui keliru menambah lapisan kontroversi yang kemungkinan akan memicu diskusi lanjutan mengenai aturan handball. Sementara itu, atmosfer positif di dalam tim, terlihat dari perayaan Lammens bersama Fernandes, menegaskan semangat kolektif United dalam mengejar target musim ini.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet