LintasWarganet.com – 01 April 2026 | Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menyoroti ketimpangan layanan transportasi yang masih dirasakan masyarakat di sejumlah daerah, meskipun provinsi ini telah mengalami peningkatan konektivitas dan penurunan angka kecelakaan lalu lintas.
Pertemuan rapat komisi tersebut membahas data terbaru yang menunjukkan perbedaan signifikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan dalam hal frekuensi, kualitas, serta keamanan layanan transportasi umum.
- Beberapa kabupaten masih memiliki jaringan angkutan umum yang terbatas, sehingga warga harus menempuh jarak yang lebih jauh untuk mencapai titik keberangkatan.
- Transportasi antar pulau masih tergantung pada layanan feri yang tidak selalu terjadwal secara konsisten.
- Fasilitas transportasi di daerah wisata utama mengalami peningkatan, sementara daerah terpencil belum mendapat perhatian yang memadai.
Data statistik yang dipresentasikan pada rapat mencatat penurunan rasio kecelakaan lalu lintas sebesar 12% dibandingkan tahun sebelumnya, namun tingkat kecelakaan di daerah dengan layanan transportasi minim tetap lebih tinggi.
| Wilayah | Kecelakaan (Tahun Lalu) | Kecelakaan (Tahun Ini) |
|---|---|---|
| Kota Mataram | 85 | 73 |
| Kab. Lombok Tengah | 42 | 38 |
| Kab. Sumbawa Barat | 27 | 29 |
Komisi IV menekankan perlunya kebijakan yang lebih terintegrasi, termasuk peningkatan armada transportasi, penambahan rute baru, serta pengawasan ketat terhadap standar keselamatan. Anggota komisi juga meminta pemerintah provinsi untuk mempercepat penyediaan anggaran khusus bagi daerah yang masih tertinggal.
Dengan harapan layanan transportasi yang lebih merata, DPRD NTB mengajak semua pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dalam menyusun rencana aksi jangka menengah yang dapat menutup kesenjangan tersebut.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet