DPRD Jabar Dorong Percepatan Pemekaran Desa: Optimalkan Dana dan Sejahterakan Warga
DPRD Jabar Dorong Percepatan Pemekaran Desa: Optimalkan Dana dan Sejahterakan Warga

DPRD Jabar Dorong Percepatan Pemekaran Desa: Optimalkan Dana dan Sejahterakan Warga

LintasWarganet.com – 29 April 2026 | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat pada rapat pleno terbaru menekankan pentingnya mempercepat proses pemekaran desa di seluruh kabupaten dan kota dalam provinsi. Anggota DPRD menilai langkah ini krusial untuk meningkatkan penyerapan dana desa serta memperluas jangkauan program kesejahteraan kepada warga secara merata.

Beberapa alasan utama yang disampaikan antara lain:

  • Memungkinkan desa yang sudah memenuhi syarat administratif untuk mendapatkan alokasi dana yang lebih optimal.
  • Mempercepat pelaksanaan proyek infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan di wilayah yang sebelumnya belum memiliki status desa mandiri.
  • Mendorong partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan melalui mekanisme perdesaan yang lebih terstruktur.

Dalam upaya tersebut, DPRD mengusulkan tiga langkah strategis:

  1. Pembentukan tim khusus yang berkoordinasi dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) untuk memverifikasi kelayakan pemekaran.
  2. Penyederhanaan prosedur perizinan dengan memanfaatkan sistem digital yang terintegrasi antar‑instansi.
  3. Pengalokasian tambahan anggaran pendamping untuk desa‑desa baru selama tiga tahun pertama operasional.

Jika kebijakan ini diimplementasikan, proyeksi awal menunjukkan peningkatan penyerapan dana desa hingga 20 % dalam dua tahun pertama, serta pertumbuhan indikator kesejahteraan seperti akses air bersih, listrik, dan layanan pendidikan di daerah‑daerah yang sebelumnya belum terjangkau.

Para legislator juga menekankan pentingnya pengawasan yang ketat untuk mencegah penyalahgunaan dana serta memastikan bahwa manfaat pembangunan dirasakan secara langsung oleh warga. Mereka berharap, dengan percepatan pemekaran desa, pemerataan pembangunan di Jawa Barat dapat tercapai lebih cepat, menjadikan provinsi ini contoh bagi daerah lain di Indonesia.