Dosen Unmuh Jember Kembangkan Sensor RFID Tanpa Baterai untuk Pertanian

LintasWarganet.com – 16 April 2026 | Seorang dosen dari Program Studi Teknologi Industri Pertanian Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, Dr. Eng. Danang Kumara Hadi, bersama tim penelitiannya berhasil merancang dan menguji sebuah sensor RFID yang tidak memerlukan sumber daya baterai, khususnya untuk mendukung sektor pertanian.

Sensor tersebut memanfaatkan prinsip energi pasif, di mana energi elektromagnetik yang dipancarkan oleh pembaca RFID diubah menjadi daya listrik untuk mengaktifkan sensor. Dengan demikian, perangkat dapat beroperasi secara terus-menerus tanpa perlu pergantian atau pengisian baterai, mengurangi biaya operasional dan dampak lingkungan.

Beberapa fitur utama sensor RFID non-baterai yang dikembangkan meliputi:

  • Kemampuan mendeteksi parameter tanah seperti kelembaban, pH, dan suhu.
  • Desain yang tahan air dan debu, cocok untuk kondisi lapangan pertanian.
  • Ukuran kompak, mudah dipasang pada lahan atau peralatan pertanian.
  • Komunikasi data secara real-time ke sistem manajemen pertanian berbasis IoT.

Uji coba lapangan yang dilakukan di beberapa kebun percobaan di Jember menunjukkan bahwa sensor mampu memberikan data akurat dengan tingkat kesalahan kurang dari 3 % dibandingkan alat ukur konvensional. Selain itu, karena tidak memerlukan baterai, sensor dapat ditempatkan pada area yang sulit dijangkau selama jangka waktu yang lama.

Tim penelitian berencana untuk melakukan skala produksi prototipe dan menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi pertanian serta lembaga pemerintah untuk memperluas penerapan sensor ini di seluruh wilayah Indonesia.