Dolar Mengganas ke Rp18.000, BI Andalkan Inflow untuk Selamatkan Rupiah
Dolar Mengganas ke Rp18.000, BI Andalkan Inflow untuk Selamatkan Rupiah

Dolar Mengganas ke Rp18.000, BI Andalkan Inflow untuk Selamatkan Rupiah

LintasWarganet.com – 06 Juni 2026 | Nilai tukar dolar Amerika Serikat (USD) terus menguat, menembus level Rp18.000 per dolar pada akhir pekan lalu. Penguatan ini menimbulkan tekanan signifikan pada mata uang rupiah, memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar dan pemerintah.

Bank Indonesia (BI) bersama Kementerian Keuangan menanggapi situasi dengan memperkuat strategi inflow, yaitu upaya menarik aliran dana masuk ke pasar valuta asing. Langkah ini diharapkan dapat menambah pasokan dolar di pasar domestik dan menstabilkan nilai tukar.

  • Meningkatkan intervensi di pasar spot dengan penjualan dolar resmi bila diperlukan.
  • Memperluas fasilitas swap valas bagi bank-bank komersial untuk menjaga likuiditas.
  • Menjalin kerja sama lebih intensif dengan institusi keuangan asing untuk mempercepat masuknya investasi portofolio.
  • Memberikan insentif bagi perusahaan yang melakukan ekspor atau pendapatan devisa.

Selain langkah-langkah tersebut, pemerintah juga menyiapkan kebijakan fiskal yang dapat mendukung stabilitas nilai tukar, seperti mempercepat proses perizinan investasi dan memperkuat cadangan devisa melalui pembelian aset luar negeri.

Para analis memperkirakan bahwa jika inflow dapat dipertahankan pada tingkat yang memadai, tekanan pada rupiah dapat mereda dalam beberapa minggu ke depan. Namun, mereka memperingatkan bahwa faktor eksternal, termasuk kebijakan moneter Federal Reserve dan kondisi geopolitik, tetap menjadi risiko utama.

Secara keseluruhan, upaya gabungan BI dan pemerintah menekankan pentingnya menjaga kepercayaan investor serta memastikan aliran dana asing tetap mengalir masuk. Keberhasilan strategi ini akan menentukan sejauh mana rupiah dapat bertahan dari guncangan nilai tukar yang intens.