Dolar AS Tembus Rp18.025, Rupiah Semakin Ambrol!
Dolar AS Tembus Rp18.025, Rupiah Semakin Ambrol!

Dolar AS Tembus Rp18.025, Rupiah Semakin Ambrol!

LintasWarganet.com – 04 Juni 2026 | Nilai tukar mata uang dolar Amerika Serikat (USD) kembali menembus level Rp18.025 per dolar, menandai pelemahan signifikan rupiah pada sesi perdagangan terbaru. Pergerakan ini memperkuat tren penurunan nilai tukar rupiah yang telah berlangsung selama beberapa minggu terakhir.

Faktor-faktor yang memicu pelemahan

Berbagai faktor melatarbelakangi penguatan dolar dan melemahnya rupiah, antara lain:

  • Arus modal keluar dari pasar Indonesia yang dipicu oleh kebijakan moneter ketat di negara maju.
  • Kenaikan suku bunga Federal Reserve yang meningkatkan daya tarik aset berbasis dolar.
  • Sentimen risiko global yang memicu peralihan investasi ke mata uang safe‑haven.

Dampak pada ekonomi domestik

Pelemahan rupiah berpotensi menambah tekanan inflasi, terutama pada barang impor seperti bahan baku industri, energi, dan kebutuhan konsumen. Harga barang impor yang lebih mahal dapat diteruskan ke konsumen, meningkatkan indeks harga konsumen (IHK).

Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan terus memantau pergerakan nilai tukar dan menyiapkan kebijakan penstabilan, termasuk intervensi di pasar spot dan penguatan cadangan devisa.

Proyeksi ke depan

Para analis memperkirakan bahwa nilai tukar rupiah dapat bergerak dalam kisaran Rp17.800‑Rp18.300 per dolar dalam beberapa minggu ke depan, tergantung pada perkembangan kebijakan moneter Amerika Serikat dan aliran modal asing.

Investor disarankan untuk memperhatikan indikator makroekonomi, laporan neraca perdagangan, serta kebijakan BI dalam mengambil keputusan investasi.