Dishub Bali Harapkan Uji Coba Taksi Laut Dimulai Tahun Ini
Dishub Bali Harapkan Uji Coba Taksi Laut Dimulai Tahun Ini

Dishub Bali Harapkan Uji Coba Taksi Laut Dimulai Tahun Ini

LintasWarganet.com – 11 April 2026 | Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali mengungkapkan harapannya bahwa uji coba layanan water taxi atau taksi laut yang digagas oleh Kementerian Perhubungan dapat dilaksanakan pada tahun 2026. Pengumuman ini disampaikan dalam rapat koordinasi yang dihadiri perwakilan kementerian, pemerintah daerah, dan pihak swasta.

Inisiatif taksi laut bertujuan menghadirkan alternatif transportasi massal berbasis air untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di darat, terutama di kawasan wisata utama seperti Kuta, Nusa Dua, dan Sanur. Menurut Dishub, penggunaan jalur laut dapat memperpendek waktu tempuh, menurunkan emisi karbon, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.

  • Pengurangan kemacetan di jalur darat utama.
  • Peningkatan konektivitas antar pulau kecil di Bali.
  • Stimulus bagi sektor perikanan dan pariwisata.
  • Pengurangan polusi udara melalui penggunaan kapal berbahan bakar bersih.

Berikut perkiraan tahapan pelaksanaan uji coba yang direncanakan:

Tahap Waktu Keterangan
Persiapan regulasi 2024‑2025 Penyusunan standar operasional, perizinan, dan keselamatan.
Pemilihan operator Kuartal pertama 2025 Seleksi perusahaan pelayaran lokal dan nasional.
Pembangunan infrastruktur 2025 Pembangunan dermaga, terminal, dan fasilitas pendukung.
Uji coba lapangan 2026 Operasi percobaan di rute Kuta‑Sanur dan Nusa Dua‑Geger.
Evaluasi dan ekspansi 2027 Penyesuaian layanan dan penambahan rute baru.

Dishub menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan swasta untuk menjamin kelancaran proses. Selain itu, pihak berwenang juga akan melibatkan komunitas nelayan dan pelaut tradisional agar proyek ini dapat memberikan manfaat yang merata.

Jika berhasil, taksi laut di Bali dapat menjadi model bagi provinsi lain di Indonesia yang memiliki potensi jaringan perairan luas. Pemerintah berharap proyek ini tidak hanya meningkatkan mobilitas penduduk dan wisatawan, tetapi juga mendukung agenda pengurangan emisi gas rumah kaca sesuai komitmen Nasional.