Disdik Jatim Siapkan 1,5 Juta PIN SPMB 2026, Gubernur Khofifah Dorong Beasiswa Swasta untuk Calon yang Tidak Lolos
Disdik Jatim Siapkan 1,5 Juta PIN SPMB 2026, Gubernur Khofifah Dorong Beasiswa Swasta untuk Calon yang Tidak Lolos

Disdik Jatim Siapkan 1,5 Juta PIN SPMB 2026, Gubernur Khofifah Dorong Beasiswa Swasta untuk Calon yang Tidak Lolos

LintasWarganet.com – 02 Juni 2026 | Jawa Timur memperkuat proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 dengan menyiapkan total 1.495.200 Personal Identification Number (PIN) untuk mengakomodasi jutaan calon siswa di seluruh provinsi. Persiapan ini diumumkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, pada Senin (1/6) di SMAN 9 Surabaya. Hingga hari kelima pelaksanaan, tercatat 117.323 pengajuan PIN masuk untuk verifikasi, dan 90.963 siswa telah memperoleh PIN resmi.

Persiapan dan Mekanisme Pengambilan PIN

Aries menegaskan bahwa proses pengambilan PIN berjalan lancar tanpa antrean panjang. Ia memprediksi lonjakan pengajuan pada Selasa (2/6) setelah Surat Keterangan Lulus (SKL) dikeluarkan oleh sekolah asal. Empat kategori dokumen yang dapat dipakai saat pengajuan meliputi:

  • Kartu Keluarga (KK) murni
  • Surat Keterangan Domisili (SKD) bencana alam atau sosial
  • SKD pondok pesantren atau yayasan
  • SKD mutasi

Jika memilih SKD mutasi, siswa hanya dapat mendaftar melalui jalur mutasi, yang dipersiapkan khusus untuk anak ASN, pegawai BUMN, dan pekerja swasta berbadan hukum dengan kuota tiga persen.

Suara DPRD dan Penambahan Operator Sekolah

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, menilai proses tahun ini lebih tertata dibandingkan tahun sebelumnya. Penambahan operator di tingkat sekolah mempercepat verifikasi berkas sehingga tidak terjadi penumpukan pendaftar.

Gubernur Khofifah Ajak Calon yang Tidak Lolos Manfaatkan Beasiswa Swasta

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengunjungi SMA Negeri 2 Surabaya. Ia mengingatkan bahwa kapasitas SMA/SMK negeri hanya mencakup sekitar 39,3 % lulusan SMP, sehingga banyak calon siswa harus beralih ke sekolah swasta.

Khofifah mengumumkan peningkatan signifikan dalam beasiswa swasta: jumlah sekolah yang menyediakan beasiswa naik dari 1.757 pada 2025 menjadi 2.106 pada 2026, dengan total beasiswa yang dapat dinikmati 79.086 murid (peningkatan dari 72.989 tahun sebelumnya). Beasiswa tersebut tersebar merata di seluruh kabupaten dan kota, bertujuan meringankan beban ekonomi keluarga.

Revitalisasi Sarana Pendidikan

Gubernur juga menyinggung program revitalisasi 15 ruang kelas di SMA Negeri 2 Surabaya yang akan dimulai Juni 2026. Anggaran provinsi sebesar 1,5 miliar rupiah telah dialokasikan, dengan tambahan potensi bantuan pusat sekitar 781 juta rupiah. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Jawa Timur untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.

Tantangan dan Prospek Kedepan

Dengan persiapan PIN yang masif, kebijakan dokumen yang lebih terperinci, dan dukungan beasiswa swasta, Jawa Timur berupaya mengurangi tekanan pada sekolah negeri dan memberikan pilihan yang lebih luas bagi calon murid. Namun, tantangan tetap ada dalam memastikan validitas data, menghindari praktik jual‑beli kursi, serta menjaga agar proses verifikasi tetap transparan.

Pengawasan ketat oleh Dinas Pendidikan, operator sekolah, serta pihak legislatif diharapkan dapat menekan potensi penyalahgunaan. Jika semua pihak bekerja sinergis, SPMB 2026 dapat menjadi model penyelenggaraan penerimaan murid baru yang efisien dan adil, sekaligus membuka peluang pendidikan berkualitas bagi jutaan anak Jawa Timur.