LintasWarganet.com – 22 Mei 2026 | Film dokumenter Pesta Babi yang mengangkat kontroversi seputar praktik penyembelihan babi di wilayah mayoritas Muslim Indonesia sempat menjadi sorotan publik tidak hanya karena isi materinya, namun juga karena serangkaian aksi intimidasi yang terjadi di 52 lokasi nontonan bersama (nobar) di seluruh negeri. Pada bulan April lalu, tim produksi bersama para relawan menyiapkan pemutaran simultan di gedung-gedung komunitas, kampus, dan ruang publik, namun sejumlah pihak yang tidak setuju dengan tema film melakukan upaya menghalangi acara melalui tekanan verbal, ancaman hukum, dan penyebaran hoaks.
Intimidasi tersebut memaksa pihak penyelenggara untuk menunda atau bahkan membatalkan beberapa sesi nobar. Beberapa saksi melaporkan bahwa petugas keamanan lokal menerima permintaan untuk mengevakuasi ruangan sebelum film dimulai, sementara aktivis lain mengirimkan pesan ancaman melalui media sosial. Meski demikian, para pembuat film tetap bertekad untuk menyebarkan karya mereka demi menggalang diskusi publik mengenai toleransi, hak hewan, dan kebebasan berekspresi.
Setelah melalui proses litigasi dan negosiasi dengan otoritas setempat, film Pesta Babi akhirnya resmi diluncurkan secara digital pada platform YouTube resmi JubiTV. Penayangan daring ini memungkinkan penonton di seluruh Indonesia mengakses film tanpa harus hadir secara fisik, sekaligus mengurangi risiko intimidasi di lokasi fisik.
- Platform: YouTube JubiTV
- Durasi: 92 menit
- Bahasa: Bahasa Indonesia dengan subtitle bahasa Inggris
- Tanggal rilis daring: 26 Mei 2022
Bagi yang ingin menonton, film dapat diakses melalui tautan berikut (tanpa klik hyperlink): https://www.youtube.com/jubitv/pesta-babi. Penonton diharapkan dapat menonton dengan menyalin tautan tersebut ke peramban internet masing‑masing.
Reaksi publik terhadap penayangan daring beragam. Sebagian besar penonton memuji keberanian tim produksi dalam menghadapi tekanan, sementara kelompok konservatif masih menilai film tersebut mengandung unsur provokatif. Meskipun demikian, Pesta Babi berhasil membuka ruang diskusi yang lebih luas di media sosial, forum akademik, dan kelompok masyarakat.
Keberhasilan rilis daring ini menjadi contoh penting bagi karya seni dan media yang menghadapi tantangan serupa di masa depan. Dengan memanfaatkan platform digital, pembuat konten dapat memperluas jangkauan audiens sekaligus melindungi diri dari potensi intimidasi fisik.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet