Di Sidang DEN, Bahlil Klaim Posisi Indonesia Makin Kuat dalam Menjaga Ketahanan Energi Nasional
Di Sidang DEN, Bahlil Klaim Posisi Indonesia Makin Kuat dalam Menjaga Ketahanan Energi Nasional

Di Sidang DEN, Bahlil Klaim Posisi Indonesia Makin Kuat dalam Menjaga Ketahanan Energi Nasional

LintasWarganet.com – 19 Juni 2026 | Sidang Dewan Energi Nasional (DEN) yang digelar baru-baru ini menyoroti langkah-langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional, khususnya sebagai respons terhadap ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Menteri Investasi dan Usaha Kecil Menengah, Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa posisi Indonesia dalam menjaga pasokan energi semakin kuat berkat kebijakan yang terkoordinasi dan berfokus pada tiga pilar utama.

  • Regulasi yang adaptif untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi energi terbarukan dan efisiensi pasar.
  • Subsidi yang tepat sasaran, termasuk penyesuaian subsidi BBM dan bantuan energi bagi rumah tangga rentan.
  • Pengembangan energi nuklir sebagai bagian dari bauran energi jangka panjang, dengan rencana pembangunan pembangkit nuklir generasi IV.

Di bidang regulasi, pemerintah berupaya merevisi tarif listrik, memberikan insentif bagi proyek energi terbarukan, serta memperkenalkan mekanisme pasar yang lebih fleksibel. Pada aspek subsidi, penyesuaian dilakukan untuk menyeimbangkan kebutuhan sosial dengan efisiensi fiskal, sekaligus memastikan transparansi alokasi anggaran.

Pengembangan energi nuklir menjadi fokus jangka menengah, dengan target kerja sama internasional, penyusunan regulasi keselamatan, dan target operasional pembangkit nuklir pertama pada pertengahan dekade berikutnya.

Bahlil menekankan bahwa kombinasi kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor minyak dan gas, serta meningkatkan keamanan pasokan energi dalam negeri.

Pemerintah berkomitmen melanjutkan dialog lintas sektor dan mengoptimalkan implementasi kebijakan untuk memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik global.