LintasWarganet.com – 16 April 2026 | Pada Rabu, 15 April 2024, Nagara Institute menyelenggarakan debat publik di kota Makassar untuk membahas fenomena baru dalam perekonomian nasional, yaitu Danantara yang diklaim sebagai superholding. Acara yang dihadiri oleh akademisi, praktisi bisnis, pengamat kebijakan, dan warga setempat ini bertujuan memberikan ruang bagi publik menilai dampak potensial dari keberadaan entitas besar yang mengelola berbagai aset strategis.
Berbagai sudut pandang disampaikan selama debat:
- Pendukung: Menyoroti kemampuan Danantara menggabungkan sumber daya untuk mempercepat pembangunan, menarik investasi asing, dan menciptakan sinergi lintas sektoral.
- Penentang: Mengkhawatirkan risiko monopoli, kurangnya akuntabilitas, serta potensi konflik kepentingan antara kepemilikan publik dan swasta.
- Pengamat kebijakan: Menekankan perlunya regulasi yang jelas, pengawasan Otoritas Jasa Keuangan, dan mekanisme perlindungan bagi pelaku usaha kecil.
Selain itu, peserta juga membahas skema pengelolaan aset yang diusulkan Danantara, termasuk rencana akuisisi perusahaan energi terbarukan, pengembangan jaringan transportasi, serta investasi pada startup teknologi lokal. Beberapa pakar menilai bahwa diversifikasi portofolio dapat memperkuat ketahanan ekonomi, sementara yang lain memperingatkan bahwa konsentrasi modal dapat menghambat inovasi independen.
Debat diakhiri dengan sesi tanya jawab dimana warga mengajukan pertanyaan mengenai transparansi laporan keuangan, mekanisme pengambilan keputusan, dan bagaimana superholding akan berinteraksi dengan kebijakan pembangunan daerah. Nagara Institute berkomitmen menindaklanjuti masukan tersebut melalui riset lanjutan dan penyusunan rekomendasi kebijakan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet