Dari Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai, Begini Strategi PGN Terapkan Ekonomi Sirkular

LintasWarganet.com – 09 Mei 2026 | Perusahaan Gas Negara (PGN) meluncurkan program pengelolaan sampah plastik berbasis ekonomi sirkular, bertujuan mengubah limbah menjadi produk bernilai tinggi dan mengurangi beban lingkungan.

Strategi ini mencakup tiga tahapan utama: pengumpulan, pemilahan, dan pengolahan kembali menjadi bahan baku baru. PGN bekerja sama dengan komunitas lokal, perusahaan daur ulang, serta lembaga penelitian untuk memastikan alur rantai pasok yang transparan.

  • Pengumpulan terpusat: titik kumpul di wilayah operasional PGN dilengkapi dengan wadah khusus yang memudahkan masyarakat menyalurkan plastik bekas.
  • Pemilahan otomatis: fasilitas pemilahan menggunakan teknologi sensor optik untuk memisahkan jenis plastik (PET, HDPE, PP, dll) dengan akurasi tinggi.
  • Pengolahan menjadi produk bernilai: plastik yang sudah bersih diproses menjadi bahan baku untuk pembuatan pipa, komponen instalasi gas, serta bahan bangunan ringan.

Hasil pilot project di tiga kota menunjukkan pengurangan limbah plastik hingga 35% dan penciptaan lebih dari 150 lapangan kerja baru di sektor daur ulang. Selain manfaat ekonomi, program ini juga mengurangi emisi karbon yang terkait dengan produksi plastik konvensional.

PGN menargetkan ekspansi program ke seluruh wilayah Indonesia dalam dua tahun ke depan, dengan harapan dapat menutup 50% kebutuhan bahan baku plastik industri gas nasional melalui sumber daur ulang.

Dengan mengadopsi prinsip ekonomi sirkular, PGN tidak hanya berkontribusi pada tujuan pembangunan berkelanjutan, tetapi juga membuka peluang pasar baru bagi produk ramah lingkungan.