Dari 118, Baru 58 Bidang Tanah Dibebaskan untuk Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu

LintasWarganet.com – 22 April 2026 | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengungkapkan kendala utama yang menghambat penyelesaian pembangunan Jalan Tembus di wilayah Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Proyek ini direncanakan untuk menghubungkan beberapa ruas jalan utama guna memperlancar arus lalu lintas, namun hingga kini hanya 58 dari 118 bidang tanah yang berhasil dibebaskan.

  • Penolakan sebagian pemilik lahan yang menolak memberikan lahan karena nilai ganti rugi dianggap tidak memadai.
  • Prosedur administrasi yang memakan waktu, termasuk proses verifikasi dokumen kepemilikan dan penyusunan perjanjian jual‑beli.
  • Masalah kepemilikan ganda pada sejumlah bidang tanah, yang memerlukan penyelesaian sengketa sebelum dapat dibebaskan.

Berikut rangkuman data pengadaan tanah hingga saat ini:

Total Bidang Tanah Direncanakan Bidang Tanah Telah Dibebaskan Persentase Penyelesaian
118 58 49,15%

Dengan persentase penyelesaian di bawah 50 persen, pihak Dinas Perhubungan menegaskan bahwa target penyelesaian seluruh bidang tanah diperkirakan baru dapat tercapai pada kuartal ketiga tahun 2026, asalkan tidak ada penambahan kasus sengketa baru.

Manfaat yang diharapkan dari Jalan Tembus Pasar Minggu meliputi:

  1. Pengurangan waktu tempuh kendaraan pribadi dan angkutan umum hingga 15 menit pada jam sibuk.
  2. Pengalihan arus kendaraan berat dari jalan utama yang sering macet, sehingga meningkatkan kenyamanan bagi pejalan kaki.
  3. Peningkatan nilai properti di sekitar koridor baru karena aksesibilitas yang lebih baik.

Pemerintah Provinsi juga berjanji akan meningkatkan transparansi proses ganti rugi, serta menyediakan mekanisme mediasi bagi pemilik lahan yang masih ragu. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian sisa 60 bidang tanah yang masih dalam proses negosiasi.

Pengembangan infrastruktur jalan di Jakarta Selatan ini menjadi bagian dari program revitalisasi jaringan transportasi kota yang lebih luas, yang mencakup proyek‑proyek lain seperti pembangunan jalur LRT dan perluasan jalur sepeda. Keberhasilan pengadaan tanah menjadi kunci utama untuk memastikan semua proyek tersebut dapat selesai tepat waktu.