Corinthians Tundukkan Barra 1-0, Lolos ke Oitavas Copa do Brasil dengan Gol Yuri Alberto
Corinthians Tundukkan Barra 1-0, Lolos ke Oitavas Copa do Brasil dengan Gol Yuri Alberto

Corinthians Tundukkan Barra 1-0, Lolos ke Oitavas Copa do Brasil dengan Gol Yuri Alberto

LintasWarganet.com – 15 Mei 2026 | Pada Kamis, 14 Mei 2026, Neo Química Arena menjadi saksi duel kembali antara Corinthians dan Barra FC dalam laga balik fase kelima Copa do Brasil 2026. Dengan keunggulan 1-0 hasil leg pertama, Tim Timão menatap kemenangan di kandang sendiri untuk memastikan tiket ke babak berikutnya.

Latar Belakang Pertandingan

Pertemuan sebelumnya antara kedua tim hanya terjadi satu kali, yakni pada leg pertama yang digelar di Santa Catarina. Di sana, Jesse Lingard mencetak satu-satunya gol, memberikan keunggulan tipis bagi Corinthians. Kemenangan itu menempatkan tim asal São Paulo pada posisi mengontrol pertandingan, cukup untuk melaju dengan hasil imbang atau kemenangan di laga balik.

Barra FC, yang berjuang di urutan kesembilan klasemen Serie C, membutuhkan dua gol selisih untuk melaju langsung atau setidaknya satu gol untuk memaksa perpanjangan ke adu penalti. Tekanan itu menambah intensitas permainan sejak peluit pertama.

Formasi dan Susunan Pemain

Fernando Diniz menurunkan skuad campuran yang menggabungkan pemain inti dan beberapa alternatif. Susunan yang diprediksi untuk Corinthians adalah:

  • Golek: Hugo Souza
  • Bek: Matheuzinho, Gabriel Paulista, Gustavo Henrique, Fabrizio Angileri
  • Gelandang: Allan, André, Dieguinho, Rodrigo Garro
  • Penyerang: Kaio César, Pedro Raul

Sementara Bernardo Franco menyiapkan formasi 4-3-3 untuk Barra:

  • Golek: Ewerton
  • Bek: Fábio, Jean Pierre, Alemão, Da Rocha
  • Gelandang: Tetê, Henrique, Matheus Barbosa
  • Penyerang: Marcelinho, Vinícius Popó, Gabriel Silva

Jalannya Pertandingan

Corinthians mendominasi penguasaan bola sejak menit pertama, namun serangan pertama mereka belum berhasil menembus pertahanan rapuh Barra. Pada menit ke-11, Rodrigo Garro hampir membuka skor dengan tendangan bebas yang melengkung ke tiang gawang. Lima menit kemudian, Yuri Alberto meleset peluang dari dalam kotak penalti, namun tembakannya meleset tipis.

Barra mencoba menyeimbangkan permainan lewat serangan balik, terutama melalui Vinícius Popó dan Gabriel Silva yang mencoba memanfaatkan ruang di sisi sayap. Namun, pertahanan Corinthians, dipimpin oleh Gabriel Paulista, berhasil menahan setiap tekanan.

Gol penentu datang pada menit ke-78. Garro mengirimkan umpan terobosan ke dalam kotak penalti, dimana Yuri Alberto berhasil mengontrol bola dan menaklukkan kiper Ewerton dengan tembakan halus ke sudut atas. Gol tersebut sekaligus mematahkan rekor sembilan pertandingan tanpa mencetak gol bagi Yuri Alberto.

Setelah gol, Corinthians memperketat lini tengah, sementara Barra berusaha menambah tekanan. Upaya terakhir mereka berujung pada beberapa tembakan ke tiang dan satu tendangan sudut yang hampir menghasilkan gol, namun Hugo Souza melakukan penyelamatan krusial.

Statistik Kunci

Tim Penguasaan Bola Shot on Target Corner Foul
Corinthians 58% 5 7 12
Barra 42% 3 3 15

Statistik menunjukkan dominasi teknis Corinthians, namun pertahanan Barra tetap solid, hanya mengizinkan satu gol.

Reaksi Pelatih dan Pemain

Fernando Diniz menilai penampilan timnya “memuaskan, terutama dalam mengontrol tempo dan mengeksekusi peluang di fase krusial”. Ia menyoroti peran Garro sebagai penggerak serangan dan keberhasilan Yuri Alberto menutup aksi dengan gol penting.

Bernardo Franco mengakui kesulitan menghadapi tekanan di rumah, namun tetap puas dengan performa pertahanan yang berhasil menahan serangan ganda Corinthians.

Prospek Selanjutnya

Kemenangan 1-0 mengantar Corinthians ke babak delapan besar Copa do Brasil, di mana mereka akan bertemu tim pemenang leg lain pada undian 26 Mei. Dengan keberhasilan mempertahankan keunggulan di kandang, Diniz dapat menyiapkan strategi lebih fleksibel di kompetisi domestik dan internasional.

Barra FC, meskipun terhenti, kembali fokus pada Serie C dengan target memperbaiki posisi klasemen. Pengalaman melawan tim elit dapat menjadi pelajaran berharga untuk meningkatkan performa di sisa musim.

Dengan hasil ini, Corinthians menegaskan kembali ambisinya untuk melaju jauh dalam Copa do Brasil, sementara Barra harus bangkit kembali di kompetisi liga.