CIO Danantara: Perdamaian AS-Iran berdampak positif bagi ekonomi RI
CIO Danantara: Perdamaian AS-Iran berdampak positif bagi ekonomi RI

CIO Danantara: Perdamaian AS-Iran berdampak positif bagi ekonomi RI

LintasWarganet.com – 19 Juni 2026 | Chief Investment Officer Badan Pengelola Investasi Danantara, Pandu Sjahrir, menyatakan bahwa penyelesaian sengketa antara Amerika Serikat dan Iran membuka peluang signifikan bagi perekonomian Indonesia. Menurutnya, berakhirnya ketegangan geopolitik akan menurunkan volatilitas pasar global dan mengurangi biaya energi, yang pada gilirannya dapat memperbaiki iklim investasi domestik.

Sjahrir menekankan tiga area utama yang akan merasakan manfaat langsung:

  • Penurunan harga minyak mentah yang akan menurunkan beban biaya produksi bagi industri pengolahan dan transportasi.
  • Peningkatan arus modal asing, terutama dari investor institusional yang mengalihkan dana dari pasar yang sebelumnya dianggap berisiko tinggi.
  • Peningkatan kepercayaan konsumen dan pelaku usaha, yang dapat mendorong pertumbuhan konsumsi domestik.

Dalam sebuah pernyataan tertulis, CIO Danantara menambahkan bahwa stabilitas geopolitik akan memperkuat posisi Indonesia dalam negosiasi perdagangan multilateral, termasuk dalam kerangka ASEAN dan perjanjian perdagangan bebas yang sedang dibahas.

Berikut ini perkiraan dampak ekonomi berdasarkan sektor:

Sektor Potensi Pertumbuhan Tahunan (%)
Energi dan Pertambangan 2,5‑3,0
Manufaktur 1,8‑2,2
Transportasi & Logistik 2,0‑2,5
Jasa Keuangan 1,5‑2,0

Sementara itu, Sjahrir mengingatkan bahwa manfaat jangka panjang tetap bergantung pada kebijakan domestik yang mendukung reformasi struktural, peningkatan transparansi pasar, dan penguatan regulasi investasi. Tanpa langkah-langkah tersebut, peluang yang tercipta dari perdamaian AS‑Iran dapat terlewatkan.

Secara keseluruhan, CIO Danantara menilai bahwa penyelesaian konflik ini memberikan momentum positif bagi Indonesia untuk menarik lebih banyak investasi, menstabilkan harga energi, dan memperkuat posisi ekonomi negara di panggung internasional.